Skip to content
17 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 2
  • Perang Terbuka Negara Muslim Meledak

Perang Terbuka Negara Muslim Meledak

transindonesia.co 2 Maret 2026 2 minutes read
Tentara Taliban

Seorang tentara Taliban berdiri di samping senjata anti-pesawat sambil mengawasi jet tempur Pakistan, di provinsi Khost, Afghanistan, 27 Februari 2026. (REUTERS/Stringer)

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) menyatakan dukungannya terhadap apa yang disebut sebagai “hak Pakistan untuk membela diri” menyusul eskalasi konflik dengan penguasa Taliban Afghanistan. Hal itu disampaikan pada Jumat, setelah Islamabad menyebut bentrokan kedua negara sebagai “perang terbuka”.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyebut Washington mendukung langkah Pakistan dalam menghadapi serangan dari Taliban Afghanistan, sebuah kelompok teroris global yang ditetapkan secara khusus.

“Amerika Serikat mendukung hak Pakistan untuk membela diri terhadap serangan dari Taliban,” ujar juru bicara dalam pernyataan yang dikirim melalui email dikutip dari Reuters, Minggu (1/3/2026).

Diplomat AS Allison Hooker pada hari Jumat juga telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Amna Baloch untuk membahas situasi yang berkembang.

Di sisi lain, penguasa Taliban Afghanistan menyatakan kesiapan untuk bernegosiasi, setelah Pakistan melancarkan serangan udara yang menargetkan pasukan mereka di sejumlah kota besar.

Secara militer, Pakistan memiliki keunggulan signifikan termasuk kepemilikan senjata nuklir dan kekuatan tempur konvensional yang jauh lebih besar dibandingkan Afghanistan. Namun, Taliban dikenal memiliki pengalaman panjang dalam perang gerilya, yang ditempa selama puluhan tahun konflik, termasuk melawan pasukan pimpinan AS.

Pakistan merupakan sekutu utama AS di luar NATO. Sementara itu, Washington tetap mengklasifikasikan Taliban Afghanistan sebagai kelompok teroris.

Kekerasan terbaru dipicu oleh serangan udara Pakistan di wilayah Afghanistan akhir pekan lalu. Aksi tersebut memicu serangan balasan dari Afghanistan di sepanjang perbatasan pada Kamis, sehingga memperburuk ketegangan yang selama ini sudah memanas.

Pakistan menuduh Afghanistan melindungi militan Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP), atau Taliban Pakistan. Namun, Afghanistan membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa Pakistan mengalihkan tanggung jawab atas kegagalan keamanannya sendiri.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya menyadari peningkatan ketegangan dan pecahnya pertempuran antara Pakistan dan Taliban Afghanistan. AS menyampaikan keprihatinannya atas hilangnya nyawa dalam konflik tersebut.

Kedua belah pihak melaporkan kerugian signifikan. Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif bahkan menyebut situasi ini setara dengan “perang terbuka”.

“Taliban secara konsisten gagal memenuhi komitmen kontra-terorisme mereka,” kata Departemen Luar Negeri, seraya menambahkan bahwa “kelompok teroris menggunakan Afghanistan sebagai landasan peluncuran untuk serangan keji mereka.” [cnbc]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kutuk Serangan Israel-AS ke Iran, MUI: Melanggar Kemanusiaan dan Hukum Internasional
Next: Buntut Kegaduhan, Gubernur Kaltim Minta Maaf dan Batalkan Mobil Dinas Miliaran

Trans Stories

Kapal Iran di Selat Hormuz

Iran: Selat Hormuz Tetap Tutup sampai AS Penuhi Tujuh Syarat Damai

transindonesia.co 13 Oktober 2026
Bandara Riyadh diserang Houthi

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tetap Waspada

transindonesia.co 13 Oktober 2026
Anak pengungsi Yaman

Dubes Yaman untuk PBB: Houthi Perluas Serangan ke Arab Saudi

transindonesia.co 11 Oktober 2026

TransIndonesia

OTT BNPB

OTT BNPB: KPK Sita Uang, Emas, dan Kripto Rp5,47 Miliar

transindonesia.co 17 Oktober 2026
OTT Bupati Klaten, KPK Sita Tong Plastik Biru Berisi Uang

OTT Bupati Klaten, KPK Sita Tong Plastik Biru Berisi Uang

transindonesia.co 17 Oktober 2026
Bank Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi US$459,3 Miliar per Agustus 2026

transindonesia.co 16 Oktober 2026
reshuffle kabinet

Presiden Prabowo Lantik 9 Pejabat Baru

transindonesia.co 16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.