Skip to content
23 September 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 14
  • Presiden Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026, 5.000 Desa Hingga 2029

Presiden Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026, 5.000 Desa Hingga 2029

transindonesia.co 14 Februari 2026 2 minutes read
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo menyampaikan pidato saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres)

TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor kelautan melalui pembangunan desa-desa nelayan secara terintegrasi di seluruh Indonesia. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan, sebagai bagian dari target besar 5.000 desa nelayan hingga 2029.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.

“Selama Republik Indonesia berdiri, belum pernah disentuh oleh pemerintah Republik Indonesia, nelayan-nelayan kita belum pernah dapat perhatian. Mereka kadang-kadang tidak bisa punya es, tidak ada pabrik es di desa mereka, mereka sulit dapat solar, mereka sulit untuk dapat akses ke pasar. Ini kita ubah,” ujar Presiden.

Untuk itu, lanjut Presiden, setiap desa nelayan akan dilengkapi dengan pabrik es, cold storage, dermaga, kapal, serta kendaraan operasional, guna memastikan rantai distribusi hasil tangkapan berjalan efisien. Presiden menegaskan bahwa program ini bukan bersifat bantuan cuma-cuma, melainkan dikelola dalam skema koperasi.

“Ini semua bukan hand out, bukan kita bagi-bagi ini, kita organisasi dalam koperasi, semua pengeluaran mereka akan bayar kembali ke bank-bank dan ke pemerintah,” jelas Presiden.

Presiden menyatakan bahwa para nelayan akan diberikan kelonggaran dalam pengembalian investasi agar tidak memberatkan. Skema pembiayaan ini dinilai adil, mengingat dunia usaha besar pun kerap mendapatkan restrukturisasi kredit.

“Kita beri kelonggaran pengembaliannya bisa di atas 10 tahun, 11 sampai 12 tahun, yang tidak ada masalah karena para pengusaha-pengusaha besar juga kadang-kadang minta kredit juga belasan tahun. Itu pun sering minta restrukturisasi,” ungkapnya.

Selain pembangunan desa nelayan, Presiden juga menyoroti percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih yang akan menjadi penggerak ekonomi desa. Dalam waktu dekat, ratusan koperasi ditargetkan mulai beroperasi, dengan total hampir 30.000 koperasi dan gudang yang telah dalam tahap pembentukan. Setiap koperasi akan dilengkapi gudang, cold storage, gerai kebutuhan pokok, klinik desa, farmasi desa murah, serta layanan pembiayaan mikro berbunga ringan guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir.

“Semua barang subsidi akan punya akses. Rakyat akan punya akses langsung sehingga tidak ada penyelewengan, tidak ada kebocoran,” tegas Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa pendanaan program tersebut bersumber dari optimalisasi dana desa yang telah digulirkan selama satu dekade terakhir. Ke depan, dana tersebut akan diarahkan lebih terstruktur dan produktif agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Langkah ini menegaskan visi Presiden Prabowo untuk menjadikan laut sebagai masa depan ekonomi Indonesia di mana desa nelayan tidak lagi berada di pinggiran pembangunan, melainkan menjadi pusat pertumbuhan baru yang modern, mandiri, dan berdaya saing global. [sda]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak
Next: Indonesia Economic Outlook 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Lepas Landas Ekonomi Nasional

Trans Stories

serangan-houthi-ke-bandara-riyadh-arab-saudi

Riyadh Diserang Rudal Houthi, Asap Hitam Membumbung Dekat Bandara

transindonesia.co 20 September 2026
basarnas-cari-kapal-virgo

Pencarian 126 Korban KM Virgo Transport 8 Resmi Diperpanjang Seminggu

transindonesia.co 20 September 2026
kebakaran-hutan-luwu

Karhutla dan Longsor Tiga Warga Tewas, BNPB Minta Warga Waspada

transindonesia.co 18 September 2026

TransIndonesia

serangan-houthi-ke-bandara-riyadh-arab-saudi

Riyadh Diserang Rudal Houthi, Asap Hitam Membumbung Dekat Bandara

transindonesia.co 20 September 2026
basarnas-cari-kapal-virgo

Pencarian 126 Korban KM Virgo Transport 8 Resmi Diperpanjang Seminggu

transindonesia.co 20 September 2026
julia-prastini-alias-jule

Selebgram Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate

transindonesia.co 20 September 2026
Febrie Adriansyah Ditahan

Kejagung Serahkan Febrie Adriansyah ke Kejari Jaksel

transindonesia.co 19 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.