Skip to content
1 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 22
  • Rumah Hancur dan Kios Roboh, Cuaca Ekstrem Mengamuk di Jawa hingga Sulawesi

Rumah Hancur dan Kios Roboh, Cuaca Ekstrem Mengamuk di Jawa hingga Sulawesi

transindonesia.co 22 Januari 2026 2 minutes read 0 comments
Rumah Hancur dan Kios Roboh, Cuaca Ekstrem Mengamuk di Jawa hingga Sulawesi

Tim gabungan meninjau lokasi terdampak angin kencang akibat cuaca ekstrem yang menerjang sejumlah rumah di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (20/1/2026). Transindonesia.co / BPBD Kab. Karanganyar

TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rentetan bencana hidrometeorologi basah, khususnya cuaca ekstrem dan angin kencang, melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam periode 21 hingga 22 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, Kabupaten Pandeglang, Karanganyar, dan Gowa menjadi wilayah yang paling terdampak dengan puluhan rumah mengalami kerusakan.

“Peristiwa bencana pada periode ini didominasi oleh jenis bencana hidrometeorologi basah, yakni cuaca ekstrem dan angin kencang yang dipicu oleh curah hujan tinggi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/1/2026).

Di Kabupaten Pandeglang, Banten, cuaca ekstrem pada Rabu (21/1) memicu tanah longsor di sembilan kecamatan. Sebanyak 16 KK atau 64 jiwa terdampak dengan kerugian materiil berupa satu unit rumah rusak berat, dua unit rumah rusak sedang, dan 13 unit rumah rusak ringan.

Saat ini, Provinsi Banten telah menetapkan status siaga darurat hingga 19 Maret 2026 untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.

“BPBD Kabupaten Pandeglang terus melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dalam upaya penanganan darurat bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan,” tambah Abdul Muhari.

Bencana serupa juga menghantam Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1) merusak puluhan rumah warga di beberapa lokasi seperti Kecamatan Jumantono, Karanganyar, Matesih, Jatipuro, dan Karangpandan. Secara total, tercatat 60 KK terdampak serta kerusakan pada 60 unit rumah dan 20 unit kios di wilayah tersebut.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang berlaku hingga 23 Mei 2026 mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, dari wilayah Indonesia Timur, angin kencang menerjang Dusun Pabundukang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Selasa (20/1). Sebanyak 12 warga dilaporkan terdampak dengan kerusakan pada 12 unit rumah. BPBD setempat telah menyalurkan bantuan logistik dan melakukan kaji cepat, mengingat situasi di lapangan masih dalam proses penanganan oleh petugas gabungan.

“Kondisi terkini di Gowa masih dalam penanganan, sementara untuk wilayah Jawa Tengah dilaporkan sudah mulai kondusif dengan pendampingan aparat setempat,” ungkap Abdul Muhari.

Melihat prakiraan cuaca tiga hari ke depan, BNPB memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah provinsi mulai dari Sumatra Selatan hingga Papua.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengenali risiko di lingkungan sekitar, terutama saat terjadi hujan deras yang disertai kilat dan angin kencang secara tiba-tiba.

“BNPB mengimbau masyarakat untuk menjauhi wilayah terbuka saat terjadi hujan disertai petir. Hindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang rapuh, serta pahami langkah evakuasi mandiri jika diperlukan,” tutupnya. [nag]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kasus Sudewo, KPK Respons Video Warga Pati Kasih Uang di Karung
Next: Daftar Wilayah Perairan Berpotensi Terjang Gelombang Tinggi 4-6 Meter Pekan Ini

Trans Stories

Syahrir May Day 2026
2 minutes read

May Day 2026: Menjadikan Jawa Barat Rumah Buruh Manusiawi

transindonesia.co 30 April 2026 0
Fenomena Eks-Scammer Kamboja: Tantangan Imigrasi dan Ketenagakerjaan di Indonesia
4 minutes read

Menyambut Fajar Baru Layanan Publik: “All Indonesia” sebagai Jembatan Peradaban

transindonesia.co 30 April 2026 0
Mako Brimob
2 minutes read

Bangun Mako Baru, Kapolda Metro Jaya Targetkan Pelayanan Polres Metro Depok Makin Optimal

transindonesia.co 29 April 2026 0

TransIndonesia

Pengukuhan Guru Besar FTUI Prof. Bambang Priyono
4 minutes read

Pengukuhan Guru Besar FTUI Prof. Bambang Priyono: Biomassa Sebagai Material Peningkat Performa Elektroda Baterai

transindonesia.co 30 April 2026 0
Syahrir May Day 2026
2 minutes read

May Day 2026: Menjadikan Jawa Barat Rumah Buruh Manusiawi

transindonesia.co 30 April 2026 0
Jet Tempur Iran
2 minutes read

AS Makin Dipermalukan, Pangkalan di Kuwait Hancur Dibom Jet Tua Iran

transindonesia.co 30 April 2026 0
Fenomena Eks-Scammer Kamboja: Tantangan Imigrasi dan Ketenagakerjaan di Indonesia
4 minutes read

Menyambut Fajar Baru Layanan Publik: “All Indonesia” sebagai Jembatan Peradaban

transindonesia.co 30 April 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.