Ragam Dinosaurus. Nationalgeographic
TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA — Zaman dinosaurus bukanlah era yang ramah bagi kehidupan. Pada Periode Trias, misalnya, suhu global melonjak tinggi, hujan jarang turun, dan bentang alam didominasi wilayah kering yang menyerupai gurun raksasa. Tidak adanya lapisan es di kutub membuat panas matahari terperangkap tanpa penyeimbang alami. Dalam dunia seperti ini, evolusi bergerak cepat dan kejam, memaksa organisme hidup mengembangkan strategi bertahan yang semakin ekstrem.
Keenam dinosaurus adalah, Tyrannosaurus rex, Velociraptor, Spinosaurus, Allosaurus, Giganotosaurus, Carcharodontosaurus, dan Ankylosaurus.
Ancaman tidak hanya datang dari iklim. Aktivitas geologi yang masif terus membentuk ulang wajah planet. Gempa bumi dan letusan gunung api kerap mengguncang daratan, sementara benua super Pangea perlahan terpecah menjadi potongan-potongan besar yang kelak menjadi cikal bakal benua modern. Perubahan ini menciptakan habitat baru sekaligus memicu persaingan yang semakin intens, terutama di antara dinosaurus theropoda, kelompok predator yang berusaha mempertahankan posisinya di puncak rantai makanan.
Dari tekanan lingkungan dan kompetisi inilah lahir para pemburu purba yang legendaris. Rahang dengan daya gigit luar biasa, gigi bergerigi setajam pisau, cakar mematikan, hingga tubuh raksasa yang sulit dilawan menjadi hasil dari jutaan tahun seleksi alam. Tak heran jika manusia patut bersyukur tidak pernah hidup sezaman dengan makhluk-makhluk ini.
Namun, di antara begitu banyak spesies yang pernah menguasai Bumi, dinosaurus mana saja yang benar-benar layak disebut sebagai yang paling mengerikan sepanjang sejarah kehidupan di planet ini.
Sumber: Nationalgeographic.co.id
