Skip to content
19 Januari 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Transindonesia.co

Transindonesia.co

INDONESIA BERDAKWAH

Primary Menu
  • TRANSDAKWAH
  • TRANSMETRO
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANSBALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 14
  • Iran: Pernyataan Trump Picu Eskalasi Kekerasan di Teheran

Iran: Pernyataan Trump Picu Eskalasi Kekerasan di Teheran

transindonesia.co 14 Januari 2026 3 minutes read 0 comments
Ayatollah Ali Khamenei

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan demonstrasi itu adalah "peringatan" kepada para politisi Amerika menyusul ancaman dari presiden AS, Donald Trump, untuk melakukan intervensi militer di Iran. (Stringer/WANA via REUTERS)

TRANSINDONESIA.CO | TEHERAN – Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di Jakarta menyebut pernyataan-pernyataan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu yang berisi provokasi, telah memicu peningkatan kekerasan teroris dan destabilisasi sosial di Teheran.

“Republik Islam Iran menyatakan kekhawatiran yang mendalam dan serius atas peran sikap dan intervensi terang-terangan dari beberapa aktor asing, terutama AS dan rezim Zionis,” bunyi pernyataan kedutaan yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Kedutaan menyampaikan bahwa pernyataan dan sikap yang eksplisit dan intervensionis dari para pejabat Amerika Serikat dan Israel, yang mengandung provokasi untuk melakukan kekerasan dan kerusuhan, merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Iran juga menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, non intervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.

Menyikapi intervensi tersebut, Iran menekankan bahwa setiap hasutan, dukungan, atau fasilitasi tindakan kekerasan dan subversif di dalam sebuah negara merdeka dianggap sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional dan menimbulkan tanggung jawab langsung dari negara yang campur tangan.

“Upaya untuk mengeksploitasi tuntutan ekonomi rakyat Iran sebagai dalih untuk memberikan tekanan politik, perang psikologis, atau bahkan ancaman militer merupakan pelanggaran nyata terhadap kemerdekaan dan integritas teritorial Republik Islam Iran,” tambah pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, Kedutaan Besar Iran menjelaskan bahwa unjuk rasa yang dimulai pada 28 Desember 2025 yang dipicu oleh fluktuasi nilai tukar, dilakukan oleh serikat pekerja dan ekonomi yang terdiri dari beberapa pengusaha dan pedagang di Tehran.

Unjuk rasa tersebut berlangsung damai dengan tuntutan utama adalah untuk mengembalikan stabilitas pasar dan menerapkan langkah -langkah ekonomi yang efektif. Semua otoritas dan lembaga terkait juga telah memperhatikan dan menindaklanjuti tuntutan.

Namun, menurut dokumentasi yang ada, dalam beberapa kasus, unjuk rasa damai telah disalahgunakan secara sengaja oleh sejumlah kecil elemen kekerasan yang berafiliasi terhadap gerakan yang disetir dari luar yang menyebabkan pengrusakan properti publik dan penyerangan terhadap lembaga penegak hukum.

“Tindakan-tindakan ini tidak ada hubungannya dengan tuntutan ekonomi yang sah dan dianggap berada di luar cakupan perlindungan terhadap unjuk rasa damai menurut hukum hak asasi manusia internasional,” ucap pernyataan Kedubes Iran.

Adapun Presiden AS Donald Trump beberapa kali memberikan komentar terkait aksi unjuk rasa yang meluas di Iran. Terbaru pada Selasa (13/1), Trump menuturkan bahwa Amerika Serikat siap mengambil tindakan yang sangat keras jika laporan bahwa Iran berencana mengeksekusi para demonstran terbukti benar.

“Saya belum mendengar soal hukuman gantung itu. Jika mereka menggantung orang-orang tersebut, Anda akan melihat beberapa hal terjadi. Kami akan mengambil tindakan yang sangat keras jika mereka melakukan hal seperti itu,” kata Trump. [ant]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Gotong Royong Lintas Sektor Pulihkan Senyum Siswa Disabilitas di Aceh Tamiang
Next: Purbaya Evaluasi Pegawai Pajak, dari Rotasi hingga Dirumahkan jadi Opsi

Trans Stories

Tarif Donald Trump
1 minute read

Negara-negara Eropa: Ancaman Tarif AS Rusak Hubungan Transatlantik

transindonesia.co 19 Januari 2026 0
pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport
2 minutes read

Tim SAR Temukan Satu Korban Pesawat ATR 42-500 di Kedalaman 200 Meter Gunung Bulusaraung

transindonesia.co 18 Januari 2026 0
Potong Tangan Donald Trump
2 minutes read

Jenderal Iran Ancam Potong Tangan Trump jika Berani Invasi Teheran

transindonesia.co 17 Januari 2026 0

TransIndonesia

Pesan Mendalam Kalemdiklat Polri Prof. Chryshnanda untuk Wisudawan UNSIA: Jadilah Penabur Kebaikan
3 minutes read

Pesan Mendalam Kalemdiklat Polri Prof. Chryshnanda untuk Wisudawan UNSIA: Jadilah Penabur Kebaikan

transindonesia.co 19 Januari 2026 0
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
3 minutes read

Pemkot Bandung Masih “Pikir-pikir” Bongkar Masjid Al-Islam di Kawasan Rumah Deret

transindonesia.co 19 Januari 2026 0
Profesor sekaligus dosen pengajar bidang gender, seksualitas, dan pendidikan Universitas Sydney, Victoria Rawlings
2 minutes read

Pakar Universitas Sydney, “Listen to Know” Kunci Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah

transindonesia.co 19 Januari 2026 0
Tarif Donald Trump
1 minute read

Negara-negara Eropa: Ancaman Tarif AS Rusak Hubungan Transatlantik

transindonesia.co 19 Januari 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.