Skip to content
2 November 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 12
  • Megawati Tegaskan PDI Perjuangan Tolak Pilkada Lewat DPRD: Itu Sikap Ideologis dan Konstitusional!

Megawati Tegaskan PDI Perjuangan Tolak Pilkada Lewat DPRD: Itu Sikap Ideologis dan Konstitusional!

transindonesia.co 12 Januari 2026 2 minutes read
Megawati Tegaskan PDI Perjuangan Tolak Pilkada Lewat DPRD: Itu Sikap Ideologis dan Konstitusional!

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. TransIndonesia.co / Ist

TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan sikap politik yang sangat tegas dalam menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026. Ia menyatakan bahwa partainya menolak keras wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara tidak langsung atau melalui mekanisme DPRD, dengan merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 110/PUU-XXIII/2025.

“PDI Perjuangan menolak secara tegas setiap wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui DPRD. Penolakan ini bukan sekadar sikap politik praktis. Ini adalah sikap ideologis, sikap konstitusional, dan sikap historis,” tegas Megawati di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Presiden ke-5 RI ini menjelaskan bahwa mengembalikan Pilkada ke tangan DPRD merupakan langkah mundur yang bertentangan dengan prinsip kedaulatan rakyat. Menurutnya, konstitusi melalui Putusan MK terbaru telah memperkuat landasan bahwa rakyat memiliki hak penuh untuk menentukan pemimpin daerahnya secara langsung sebagaimana diatur dalam UUD NRI 1945.

“Artinya, Pilkada harus dilaksanakan secara langsung oleh rakyat, bukan secara tidak langsung atau melalui DPRD. Dengan demikian, wacana Pilkada melalui DPRD tidak hanya bertentangan dengan semangat Reformasi, tetapi juga bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang bersifat final dan mengikat,” ujar Megawati.

Megawati menilai mekanisme pemilihan langsung adalah buah manis dari perjuangan Reformasi 1998 yang berhasil meruntuhkan tembok sentralisme kekuasaan. Baginya, menyerahkan kembali mandat pemilihan kepada DPRD hanya akan menciptakan sistem yang elitis dan menutup transparansi serta akuntabilitas pemimpin terhadap konstituennya.

“Kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpin daerah tidak boleh diredusir menjadi mekanisme perwakilan yang tertutup dan elitis,” ungkap Megawati mengutip esensi dari putusan Mahkamah Konstitusi tersebut.

Di hadapan ribuan kader partai, Megawati menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan terus berdiri di garis terdepan untuk membela hak-hak politik rakyat. Ia mengingatkan bahwa demokrasi Indonesia tidak boleh dibiarkan bergerak mundur demi kepentingan kelompok tertentu yang ingin membatalkan capaian demokratisasi nasional.

“Ini adalah bagian dari komitmen ideologis kita untuk menjaga demokrasi agar tidak mundur ke belakang. Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan,” pungkas Megawati mengakhiri pidatonya. [met]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Polri Pastikan Contact Center 110 Bisa Diakses Gratis di Seluruh Indonesia
Next: Resmikan RDMP Balikpapan, Presiden Prabowo: Saya Bertekad Bersihkan Pertamina

Trans Stories

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berikan keterangan pers terkait putusan MA soal ijazah Gibran

Putusan MA Soal Ijazah Gibran, Hasto: Dorong Hak Angket dan Koreksi Rakyat

transindonesia.co 31 Oktober 2026
Mahkamah Agung

Kasasi MA Nyatakan Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tidak Sah

transindonesia.co 31 Oktober 2026
Ketum PB HMI MPO Handy Muharam Nataprawira serukan sistem satu data di momen Sumpah Pemuda.

Refleksi Sumpah Pemuda, PB HMI MPO Suarakan Satu Data

transindonesia.co 30 Oktober 2026

TransIndonesia

Eks Komandan Tim Cobra Kombes Arsal Sahban pimpin penyitaan 103 aset PT DSI di Sukoharjo

Bongkar Kasus PT DSI: Eks Komandan Tim Cobra Tegaskan Tak Ada Tempat Sembunyi Aset

transindonesia.co 31 Oktober 2026
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berikan keterangan pers terkait putusan MA soal ijazah Gibran

Putusan MA Soal Ijazah Gibran, Hasto: Dorong Hak Angket dan Koreksi Rakyat

transindonesia.co 31 Oktober 2026
edi hasibuan

Survei Lemkapi Buktikan Harapan Besar Publik pada Kapolri Suyudi

transindonesia.co 31 Oktober 2026
Mahkamah Agung

Kasasi MA Nyatakan Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tidak Sah

transindonesia.co 31 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.