Skip to content
1 November 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 10
  • Brasil Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Venezuela usai AS Tangkap Maduro

Brasil Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Venezuela usai AS Tangkap Maduro

transindonesia.co 10 Januari 2026 2 minutes read
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva. (Foto: REUTERS/UESLEI MARCELINO)

TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA – Brasil berencana mengerahkan pasukan Garda Nasional ke perbatasannya dengan Venezuela pasca Amerika Serikat menyerang negara tetangganya tersebut pada akhir pekan kemarin.

Berdasarkan dekrit yang dikeluarkan pemerintah Brasil pada Kamis (8/1), Pasukan Keamanan Publik Nasional (FNSP) akan dikerahkan ke negara bagian Roraima untuk “menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat serta harta benda”.

Pasukan FNSP nantinya akan ditempatkan di Pacaraima dan ibu kota Roraima, Boa Vista. Wilayah ini didiami kelompok bersenjata ilegal yang menjual narkoba dan mengoperasikan tambang ilegal.

Langkah pemerintah Brasil ini diambil setelah AS pada Sabtu (3/1) mengebom Venezuela dan menculik presidennya, Nicolas Maduro. Serangan AS dilakukan dengan dalih memberantas narkoterorisme.

Brasil pada Minggu (4/1) buru-buru menutup sementara perbatasannya dengan Venezuela di dekat Pacaraima. Menurut media Brasil, Venezuela telah memperkuat kehadiran militernya di perbatasan.

Beberapa kelompok bersenjata, baik geng Venezuela maupun Brasil, dilaporkan telah aktif beroperasi di perbatasan. Geng-geng itu termasuk First Capital Command (PCC) dan Red Command (CV).

Direktur Andes untuk Washington Office on Latin America (WOLA), Gimena Sanchez, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pengerahan pasukan Brasil ke perbatasan merupakan langkah tepat lantaran geng-geng kriminal mendorong penduduk pergi ke Brasil imbas kekerasan yang mereka lakukan.

Meski begitu, hingga kini belum ada laporan pengungsian massal warga Venezuela ke Brasil.

Brasil merupakan sekutu Venezuela yang mengkritik keras serangan AS di Caracas. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyebut AS telah melewati “batas yang tidak bisa diterima”.

Menurut Lula, tindakan AS di Venezuela mengancam status kawasan Amerika Latin sebagai zona perdamaian dan membangkitkan kembali ingatan akan intervensi politik di Amerika Latin dan Karibia. [cnni]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Dihentikan, Polisi: Tak Ada Unsur Pidana
Next: Iran Kecilkan Risiko Eskalasi, Tuding AS dan Israel Picu Protes

Trans Stories

edi hasibuan

Survei Lemkapi Buktikan Harapan Besar Publik pada Kapolri Suyudi

transindonesia.co 31 Oktober 2026
Audiensi BKSAP DPR RI bersama MUI dan APCQP bahas penolakan konser Andrea Bocelli

DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Konser Andrea Bocelli Peta Kata Kunci & Metadata

transindonesia.co 30 Oktober 2026
Konferensi pers Bareskrim Polri terkait penetapan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Polda Kalimantan Barat.

Bareskrim Tetapkan Ratusan Tersangka dan Puluhan Korporasi Kasus Karhutla

transindonesia.co 29 Oktober 2026

TransIndonesia

Eks Komandan Tim Cobra Kombes Arsal Sahban pimpin penyitaan 103 aset PT DSI di Sukoharjo

Bongkar Kasus PT DSI: Eks Komandan Tim Cobra Tegaskan Tak Ada Tempat Sembunyi Aset

transindonesia.co 31 Oktober 2026
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berikan keterangan pers terkait putusan MA soal ijazah Gibran

Putusan MA Soal Ijazah Gibran, Hasto: Dorong Hak Angket dan Koreksi Rakyat

transindonesia.co 31 Oktober 2026
edi hasibuan

Survei Lemkapi Buktikan Harapan Besar Publik pada Kapolri Suyudi

transindonesia.co 31 Oktober 2026
Mahkamah Agung

Kasasi MA Nyatakan Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tidak Sah

transindonesia.co 31 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.