Skip to content
22 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 8
  • XTC Indonesia: Jabatan Sipil Bukan Lahan Baru Polri, Patuhi Putusan MK atau Khianati Reformasi

XTC Indonesia: Jabatan Sipil Bukan Lahan Baru Polri, Patuhi Putusan MK atau Khianati Reformasi

transindonesia.co 8 Januari 2026 2 minutes read 0 comments
Logo XTC Indonesia

Logo XTC Indonesia. TransIndonesia.co / Dok. XTC

TransIndonesia.co | Bandung – Memasuki usia ke-43 tahun, XTC (Exalt To Creativity) Indonesia menegaskan transformasi arah gerak organisasi sebagai inkubator regenerasi pemimpin muda menuju Indonesia Emas 2045.

Di tengah proses pendewasaan ini, XTC Indonesia mengeluarkan sikap keras terhadap terbitnya Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 yang mengizinkan polisi aktif menduduki jabatan sipil. Kebijakan tersebut dinilai sebagai ancaman nyata terhadap supremasi sipil dan pengkhianatan terhadap amanat reformasi.

Peringatan Keras terhadap Pembangkangan Konstitusi

Ketua DPP XTC Indonesia Bidang Sosial Politik, Parilla Budi Putra, menegaskan bahwa institusi Polri seharusnya menjadi garda terdepan dalam kepatuhan hukum, bukan justru melompati konstitusi demi ambisi jabatan manajerial.

“Negara ini berdiri di atas hukum, bukan kekuasaan instansi. Perpol 10/2025 secara terang-terangan menabrak Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025. Jabatan sipil bukan ‘lahan baru’ untuk ekspansi institusi keamanan. Jika ini dibiarkan, kita sedang merawat benih Dwifungsi gaya baru yang akan menghancurkan profesionalisme birokrasi dan merusak tatanan demokrasi kita,” tegas Parilla, dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Meritokrasi Harga Mati bagi Masa Depan Pemuda

Sejalan dengan visi transformasi organisasi, Ketua PMXI (Pelajar Mahasiswa XTC Indonesia) Kota Bandung, Gema Dzaki Muhammad, menekankan bahwa kebijakan ini adalah tamparan keras bagi jutaan pelajar dan mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.

“Kami menggembleng ribuan kader muda melalui proses yang disiplin agar siap bersaing secara profesional. Namun, untuk apa generasi muda berproses jika ruang pengabdian sipil justru ‘dijatah’ untuk personel aktif Polri? Ini adalah ketidakadilan sistemik yang menutup pintu meritokrasi bagi talenta-talenta muda hasil kaderisasi sipil untuk berkontribusi bagi bangsa,” ujar Gema.

Kajian Strategis: Ancaman terhadap Reformasi Birokrasi

XTC Indonesia menilai masuknya perwira aktif ke pos strategis kementerian berpotensi menciptakan dualisme kepemimpinan dan konflik kepentingan. Hal ini dikhawatirkan akan menutup peluang karier Aparatur Sipil Negara (ASN) profesional yang telah meniti jalan dari bawah, sekaligus mengaburkan batas antara fungsi keamanan dan pelayanan publik sipil.

Maklumat Tuntutan XTC Indonesia

Menyikapi kegaduhan kebijakan ini, XTC Indonesia secara organisatoris mendesak:

• Presiden Republik Indonesia untuk bertindak tegas menjaga muruah demokrasi dengan segera memerintahkan pencabutan Perpol 10/2025.

• Kapolri untuk membatalkan peraturan tersebut dan kembali fokus pada tugas pokok fungsi keamanan demi menjaga kepercayaan publik.

• DPR-RI untuk segera memanggil dan mengevaluasi Kapolri atas kebijakan yang dinilai melanggar hukum dan mengkhianati semangat reformasi Polri.

Penutup

Empat dekade perjalanan XTC Indonesia telah menempa organisasi ini menjadi kekuatan kritis yang berbasis pada nilai kebangsaan.

XTC Indonesia berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga supremasi sipil kembali pada tempatnya, demi memastikan Indonesia Emas 2045 lahir dari sistem yang adil dan demokratis. [rls]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Samakan Persepsi Hukum, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Komit Jalankan KUHP Baru
Next: Kapolri dan Titiek Soeharto Pimpin Panen Raya Jagung di Bekasi

Trans Stories

Tokoh Bangsa dan Reformasi
2 minutes read

Indonesia Tidak Sedang Runtuh, Indonesia Sedang Diuji

transindonesia.co 20 Mei 2026 0
Tatar Sunda
3 minutes read

Legislator Jabar: Kirab Milangkala Tatar Sunda tak Sesuai Sejarah

transindonesia.co 18 Mei 2026 0
Demokrasi: Anti Preman dan Premanisme
7 minutes read

Demokrasi: Anti Preman dan Premanisme

transindonesia.co 18 Mei 2026 0

TransIndonesia

Pesantren AI
2 minutes read

Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Diminati di Era AI, Kenapa?

transindonesia.co 20 Mei 2026 0
Israel Tangkap WNI
2 minutes read

Total 9 WNI di Armada Flotilla ke Gaza Palestina Diculik Israel

transindonesia.co 20 Mei 2026 0
WNI diculik ISRAEL
2 minutes read

Dewan Pers Kecam Israel Terkait Penangkapan 3 Jurnalis Indonesia di Kapal Bantuan Gaza

transindonesia.co 20 Mei 2026 0
Tokoh Bangsa dan Reformasi
2 minutes read

Indonesia Tidak Sedang Runtuh, Indonesia Sedang Diuji

transindonesia.co 20 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.