Personel Polres Bener Meriah dan Satbrimob Polda Aceh bersama warga kompak membersihkan "sikat" lumpur yang terkubur akibat banjir dan longsor di Masjid Syuhada, kawasan Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, selama dua hari berturut-turut, Ahad 4 - Senin 5 Januari 2026. TransIndonesia.co /Ist
TransIndonesia.co | Bener Mariah – Guna memulihkan sarana ibadah pascabencana banjir dan tanah longsor, personel Polres Bener Meriah bersama Satbrimob Polda Aceh bersinergi dengan warga membersihkan Masjid Syuhada di Desa Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, pada 4-5 Januari 2026.
“Polri hadir bersama masyarakat untuk memulihkan kembali sarana ibadah yang menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual warga,” ujar Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago, dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Kegiatan pembersihan difokuskan pada pengangkatan material lumpur yang memenuhi halaman dan area dalam masjid, mengingat pentingnya tempat tersebut sebagai sentral aktivitas keagamaan masyarakat setempat.
” Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta menguatkan semangat kebersamaan pascabencana,” kata Kombes Pol Erdi.
Upaya kolaboratif ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam masa pemulihan pasca-tanggap darurat, dengan memprioritaskan perbaikan fasilitas publik dan rumah ibadah melalui pendekatan yang humanis.
“Polri akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat terdampak bencana melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, termasuk pemulihan fasilitas umum,” jelasnya.
Dengan tuntasnya pembersihan ini, Masjid Syuhada kini siap kembali difungsikan, sekaligus menjadi potret nyata solidaritas yang kokoh antara institusi kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi cobaan bencana alam. [mil]
