Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra, H. Syahrir, S.E., M.I.Pol, saat menggelar" Dialog Wakil Rakyat Tahun 2025" bersama warga dan tokoh masyarakat di Aula Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (13/12/2025). Transindonesia.co /Ist
TRANSINDONESIA.co | Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra, H. Syahrir, S.E., M.I.Pol., mengatakan “Dialog Wakil Rakyat” tujuan utama dialog ini adalah menyerap masukan terkait rencana penguatan dan pengembangan ekonomi masyarakat. Halnya, Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran sangat strategis mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan warga khususnya di tingkat desa.
“Koperasi Merah Putih, diharapkan mendongkrak roda perekonomian dapat berputar di wilayah kita sehingga UMKM semakin sejahtera. Dengan adanya Koperasi Merah Putih, perekonomian masyarakat akan ikut bergerak dan berkembang, hingga benar-benar menjadi pilar perekonomian desa,” ungkap H. Syahrir saat menggelar” Dialog Wakil Rakyat Tahun 2025″ bersama warga dan tokoh masyarakat di Aula Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (13/12/2025).
Forum dialog anggota DPRD Jabar dapil Kabupaten Bekasi ini, menunjukkan potensi sinergi antara program tingkat provinsi dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
Lebih lanjut, H. Syahrir menyoroti potensi besar koperasi desa untuk menangkap peluang usaha. Salah satu peluang yang ia sebutkan adalah kemampuan koperasi dalam menyuplai bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program MBG yang digelontorkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu program untuk anak sekolah yang kelak diharapkan menjadi estafet kepemimpinan nasional. MBG juga membantu perekonomian keluarga ,di mana keluarga tidak lagi terbebani anak untuk makan siang selama jadwal kegiatan belajar mengajar di sekolah,” jelasnya.
Syahrir menegaskan komitmen legislatif di tingkat provinsi, di mana DPRD Provinsi Jawa Barat akan terus mendukung program pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui koperasi, baik dari sisi regulasi maupun pengawasan kebijakan, demi memastikan koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Dialog yang dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Kepala Dusun (Kadus) I Desa Lambangsari Mak’ruf, Bhabinkamtibmas Bripka Amir Mahmud, S.H., Babinsa Serda Isnen Riyanto, tenaga ahli (TA) Agung, serta antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kadus Ma’ruf, mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya dialog wakil rakyat dengan masyarakat.
“Forum ini dapat menjadi saluran efektif bagi aspirasi dan kebutuhan masyarakat untuk disampaikan, ditampung, serta ditindaklanjuti oleh wakil rakyat. Kegiatan dialog semacam ini juga sangat penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan legislatif dalam mendorong pembangunan serta peningkatan kesejahteraan warga,” ucap Ma’ruf.
Warga Desa Lambangsari memanfaatkan forum dialog ini untuk menyampaikan berbagai masukan dan harapan, terutama terkait kebutuhan akan permodalan, manajemen koperasi yang lebih profesional, serta dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat usaha ekonomi masyarakat yang berbasis di desa. [arh]
