Skip to content
5 Juli 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2025
  • November
  • 2
  • Siapakah Pasukan RSF yang Diduga Bantai Ribuan Warga Sipil Sudan?

Siapakah Pasukan RSF yang Diduga Bantai Ribuan Warga Sipil Sudan?

transindonesia.co 2 November 2025 (Last updated: 2 November 2025) 2 minutes read 0 comments
Pasukan Sudan Rapid Support Forces

Pasukan paramiliter RSF Sudan yang diduga bantai ribuan warga sipil. Foto: AFP.

TRANSINDONESIA.co | Pasukan Dukungan Cepat atau Rapid Support Forces (RSF) menjadi sorotan setelah menduduki kota di negara bagian Darfur, El Fasher, Sudan hingga diduga menyebabkan sekitar 2.000 warga sipil tewas pekan lalu.

Dalam video yang beredar di media sosial, anggota RSF diduga menyiksa dan mengeksekusi warga. Di masa lalu, personel paramiliter ini bahkan disebut kerap merekam kekejaman yang dilakukan.

Eksekusi itu terjadi saat perang sipil berkobar di Sudan. RSF dan Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) saling tempur untuk berebut kekuasaan.

Siapakah RSF?

Kelompok paramiliter ini awalnya dibentuk sebagai “Janjaweed”, yakni kelompok bersenjata suku nomaden yang mendukung Presiden Omar Al Bashir.

Kemudian pada 2013, Bashir meresmikan Janjaweed menjadi paramiliter Rapid Support Force dengan anggota saat itu 100.000 orang. Empat tahun berselang, Sudan mengeluarkan undang-undang yang memberi kelompok itu banyak wewenang sebagai pasukan keamanan independen.

Lalu pada 2019, Sudan dilanda pemberontakan. RSF malah memanfaatkan kesempatan dan terlibat menggulingkan pemerintahan Al Bashir. Dua tahun setelah itu, mereka bersekutu dengan SAD untuk melengserkan Perdana Menteri sipil Abdalla Hamdok.

Namun, keduanya mulai tegang. RSF menuntut untuk terintegrasi dengan angkatan bersenjata nasional.

Tuntutan tersebut tak kunjung terlaksana. Mereka juga ribut siapa yang berhak memimpin negara. Kemudian pada 2023, perang sipil di Sudan pecah.

Pemimpin RSF Mohammed Hamdan Hemedeti Dagolo mengatakan kelompok ini ingin memimpin Sudan, menyusul tindakan mereka mengepung wilayah-wilayah.

“Demi menciptakan perdamaian sejati,” kata Hemedeti, dikutip Al Jazeera.

RSF juga terus merebut wilayah-wilayah strategis di Sudan. Selama itu pula, mereka kerap melakukan kekerasan hingga pembunuhan.

Dalam dua hari terakhir, lebih dari 26.000 orang mengungsi, sebagian besar jalan kaki menuju Tawila. Sementara itu, sekitar 177.000 warga masih terjebak di Kota El Fasher. (cnni)

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Raja Keraton Surakarta Sinuhun Mangkat, PB XIII Naik Tahta
Next: Tanah Longsor Trenggalek, 4 Orang Meninggal Dunia

Trans Stories

Gempa Venezuela
1 minute read

Terus Bertambah, Korban Gempa yang Tewas di Venezuela jadi 2.295 Orang

transindonesia.co 3 Juli 2026 0
iran-us-israel-war
3 minutes read

Omongan Trump Cuma Angan-Angan, Iran Tolak Berunding Dengan AS

transindonesia.co 2 Juli 2026 0
Dewi Soekarno
2 minutes read

Dewi Soekarno Jalani Sidang Perdana

transindonesia.co 25 Juni 2026 0

TransIndonesia

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
3 minutes read

Raja Juli Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, Klaim Sudah Kembalikan

transindonesia.co 4 Juli 2026 0
Bupati Langkat Syah Afandin Resmi Ditahan KPK Terkait Suap dan Gratifikasi Rp4,3 Miliar
2 minutes read

Bupati Langkat Syah Afandin Resmi Ditahan KPK Terkait Suap dan Gratifikasi Rp4,3 Miliar

transindonesia.co 4 Juli 2026 0
Gempa Venezuela
1 minute read

Terus Bertambah, Korban Gempa yang Tewas di Venezuela jadi 2.295 Orang

transindonesia.co 3 Juli 2026 0
Sidang perdana dokter Tifa
3 minutes read

Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Tolak Restorative Justice

transindonesia.co 2 Juli 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.