Babak penyisihan Pool A Tim Hockey Indoor Putra Jawa Barat "Stick Biru" menguasai permainan membuat DKI Jakarta bertekuk dengan skor 11-0 pada babak penyisihan hari keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Junior U21, di Lapangan Indoor Komplek Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat Selasa 26 Agustus 2025. Transindonesia.co /Ist
TRANSINDONESIA.co | Tim Hockey Putra Jawa Barat (Jabar) menang besar dari Tim DKI Jakarta tanpa perlawanan dibantai “Stick Biru” 11 – 0, pada babak penyisihan hari keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Junior U2, pada babak penyisihan hari keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Junior U21.
Pertandingan kedua tim hockey putra indoor di Pool A, Jabar vs DKI Jakarta ini, sejak awal kuarter pertama Jabar menguasai lapangan dengan mencetak dua gol, hingga kedudukan untuk Jabar 2-0.
Memasuki kuarter kedua, Jabar kembali menambah 2 gol lewat flick goal menjadikan kedudukan berubah untuk keunggulan Jabar 4-0.
Tertinggal 4 angka, DKI Jakarta semakin panas, mencoba menyerang dan menerobos pertahanan Jabar, namun terhenti akibat pemain DKI melakukan pelanggaran hingga wasit memberikan peringatan dengan kartu hijau.
Hingga akhir kuarter dua, DKI belum mampu memasukan 1 gol ke gawang Jabar.
Pada kuarter tiga, Jabar kembali menambah satu angka lewat flick goal hingga kedudukan sementara menjadi 5-0.
Tak surut dengan 5 angka, Jabar terus menekan pertahanan DKI Jakarta, hingga Jabar mendapat penalty corner dan lagi lagi, berhasil menambah satu gol, menjadi 6-0.
Gol setengah lusin terlampaui, saat pemain Jabar dengan aksi flick goal menambah kemenangan 7-0.
Kemudian, Jabar langsung mencetak dua gol berturut-turut pada menit menit awal kuarter keempat, Jabar menjaringkan bola lewat drag flick dan shooting hingga memantapkan kedudukan 9-0.
Jabar kembali menambah gol ke 10 setelah mencetak gol lewat hit penalty.
Aksi Power Play
Usai mengumpulkan kemenangan dengan 10 gol, tanpa meremehkan permainan lawan, pemain Jabar melakukan aksi selebrasi.
Tak cukup di situ, lima menit akhir pertandingan, tim tuan rumah ini memilih bermain dengan power play.
Pemilihan aksi power play, sang penjaga gawang Jabar keluar, pemain penyerang masuk dan terus menekan pertahanan DKI Jakarta, yang akhirnya kebobolan.
Angka berubah menjadi 11-0 untuk kesenangan Tin Jabar hingga pluit panjang mengakhiri pertandingan babak penyisihan.
“Di lima menit akhir pertandingan, kita memilih power pay untuk menekan dan menambah gol,” kata Manager Tim Indoor Putra Junior Jawa Barat, Muhammad Yunus Yunio, SH, MH, usia pertandingan Jabar melawan DKI Jakarta, yang berlangsung di Lapangan Hockey Indoor, Komplek Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa 26 Agustus 2025.
Terbukti, penerapan power play oleh Jabar menambah gol kemenangan.
“Strategi power play sengaja kita terapkan, selain untuk menambah peluang gol dengan bermain di area lawan juga menambah panik lawan,” ungkap Yunus Yonio.
Dikatakannya, strategi power play karena tim Jabar sudah jauh unggul yakni posisi skor Jabar 10 – 0 DKI Jakarta. Jabar ingin menambah terus angka kemenangan di babak penyisihan ini dengan harapan bisa juara pool pada babak semifinal, Kamis 28 Agustus 2025 nanti.
“Tentunya, pemilihan power play bukan gaya-gayaan, tapi untuk lebih banyak menciptakan gol. Terbukti, bertambah 1 gol, Jabar mencetak 11 gol, tanpa balasan dari DKI Jakarta hingga kedudukan akhir Jabar menang 11-0,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, power play adalah situasi dalam permainan hockey di mana tim memiliki keunggulan jumlah pemain di lapangan.
“Kekuatan passing terbukti membuahkan gol. Saat power play diterapkan, justru untuk memotong passing agar lebih cepat dan lebih banyak menghasilkan gol,” terang Yunus Yonio.
Dalam power play, tim yang memiliki lebih banyak pemain memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Power play adalah momen penting dalam permainan hoki, karena dapat menjadi peluang besar untuk mencetak gol dan mengubah jalannya pertandingan.
Sementara, Ketua Pengprov Federasi Hockey Indonesia (FHI) Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.IPol, puas dengan kemenangan tim Jabar yang menaklukkan DKI Jakarta.
“Gaya Jabar menampilkan permainan lebih bagus. Teknik semakin meningkat dan berkembang,” kata Syahrir yang tidak pernah absen menyaksikan Tim Jabar bertanding baik indoor maupun outdoor.
Syahrir mempercayakan kekuatan tim Jabar kepada manajer dan pelatih dalam mengatur dan menyusun strategi permainan.
Termasuk, tim putra Jabar menerapkan power play saat melawan DKI Jakarta.
“Sangat bagus, kekuatan full menyerang membuat awan semakin terkecoh dan panik,” tambah Syahrir.
Hasil pertandingan babak penyisihan hari keempat:
Indoor Putra
Jawa Barat 11 vs 0 DKI Jakarta (Putra A)
DI Yogyakarta 2 vs 3 Kalimantan Barat (Putra B)
Kalimantan Timur 6 – 0 Sumatera Selatan (Putra B)
Sulawesi Selatan 0 – 3 Lampung (Putra B)
Indoor Putri
Jawa Barat 4 – 2 Banten (Putri C)
DKI Jakarta 6 – 4 Lampung (Putri D)
DI Yogyakarta 11 – 0 Sulawesi Selatan (Putri D)
Outdoor Putra
Kalimantan Timur 4 vs 0 Nusa Tenggara Barat
Jawa Timur 10 vs 0 Sumatera Utara
Outdoor Putri
DKI Jakarta 0 vs 6 Sumatera Utara
Kalimantan Timur 0 vs 1 Jawa Timur. [arh]
