Petugas syarikah membagikan kartu Nusuk kepada jamaah calon haji Indonesia Kloter 32 UPG setibanya di depan Hotel Al Sadoon 1, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (24/5/2025). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc.
TRANSINDONESIA.co | Sebanyak 1.200 calon jemaah haji asal Jawa Timur (Jatim) gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2025. Hal ini disebabkan mereka tak kunjung mendapatkan visa mujamalah dari pemerintah Arab Saudi hingga batas akhir keberangkatan.
Dalam video amatir ini (dapat dilihat dalam video di atas) memperlihatkan pesawat pengangkut calon jemaah haji terlihat kosong saat terbang ke Tanah Suci. Calon jemaah haji Furoda yang seharusnya berangkat hingga batas akhir 30 Mei 2025, ternyata belum mendapatkan visa mujamalah dari Arab Saudi.
Angka calon jemaah haji Furoda asal Jatim ini terbanyak dari total calon jemaah haji Furoda nasional, yaitu sekitar 2.000 orang. Padahal mereka sudah mengeluarkan uang sekitar Rp500 juta untuk berangkat ke Tanah Suci.
Sementara itu, di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sebanyak 37 calon jemaah haji yang telah mendaftar melalui jalur ini juga dipastikan gagal berangkat karena visa tak kunjung keluar.
Tak hanya kehilangan kesempatan berhaji, pihak penyelenggara juga mengaku menanggung kerugian besar. Seluruh biaya tiket pesawat, hotel, hingga transportasi telah dibayarkan. Mayoritas tidak dapat dikembalikan. Kerugian ditaksir mencapai hampir Rp5 miliar. (mtv)
