Pimpinan Yayasan dan Ponpes Almarhamah Khairu Ummah, Ustadz H. Subchansyah, saat menyampaikan Liqo pada Sabtu malam (31/5/2025). Transindonesia.co / Ist
TRANSINDONESIA.co | Idul Adha atau Idul Qurban momen penting bagi umat Islam untuk memperingati kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya, Ismail, sebagai tanda ketaatan kepada Allah SWT.
Menyambut Idul Qurban umat muslim dianjurkan beberapa rangkaian kegiatan memperbanyak amal shaleh yang dapat dilakukan untuk menyambut Idul Adha seperti, puasa Arafah, perbanyak doa, berdzikir, membaca Al Qur’an, qurban, sedekah, mengunjungi keluarga atau tetangga, mengikuti shalat Idul Adha, serta membantu orang lain.
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah 1446 atau bertepatan pada hari Kamis 9 Juni 2025, untuk mendapatkan keutamaan menghapus dosa-dosa selama dua tahun.
Amalan puasa hari Arafah itu lebih baik dari amalan di mana doa tidak tertolak, sebaik baik doa adalah hari Arafah.
“Puasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapus dosa-dosa selama dua tahun, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.” (HR. Muslim).
Hadits ini menunjukkan keutamaan besar dari puasa Arafah, dan menjadi motivasi bagi umat Islam untuk melaksanakan puasa pada hari tersebut.
Dengan melakukan rangkaian kegiatan amal shaleh tersebut, kita dapat menyambut Idul Adha dengan penuh makna dan keberkahan. Semoga amal-amal kita diterima oleh Allah SWT dan membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.
Jangan Ketinggalan Doa Arafah dan Puasa
Di luar daripada kewajiban umat muslim pada Allah SWT, doa pada hari Arafah merupakan doa utama keselamatan untuk mohon keselamatan dan keampunan dunia akhirat yang tidak tertolak oleh Allah SWT.
Di mana saat wukuf 2 juta jemaah haji di Arafah, Malaikat mencatat nama nama mereka yang meminta membebaskan mereka dan kedua orang tuanya, keluarga dari siksa api neraka.
Puasa Arafah adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada tanggal 9 Dzulhijjah, terutama bagi mereka yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
Puasa ini memiliki keutamaan besar, yaitu dapat menghapus dosa-dosa selama dua tahun, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
Untuk itu, jangan ketinggalan puasa Arafah dalam menyongsong dan menyambut Hari Idul Adha yang merupakan momen penting dalam amalan ibadah seorang muslim.
Dengan melakukan melakukan amalan-amalan tersebut, kita dapat memaksimalkan hari Arafah dan mendapatkan keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.
Dengan melakukan amalan-amalan tersebut, kita dapat memaksimalkan hari Arafah dan mendapatkan keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.
Risalah Liqo: Ustadz. H. Subchansyah (Pimpinan Yayasan dan Ponpes Almarhamah Khairu Ummah)
