Passion Sang Pemimpin.
TRANSINDONESIA.co | Pemimpin sejati memiliki passion sebagai Kusuma Bangsa, Patriot, Senopati, Pemimpin dan Teladan dalam Spiritual maupun Keimanan dan Kepanjangan Tangan Tuhan. Pemimpin itu memahami bukan minta dipahami. Pemimpin itu rendah hati, pemaaf dan guru yang menginspirasi, memotivasi, memberi solusi bahkan menjadi sumber enerji.
Pemimpin tidak boleh cengeng. Cengeng dalam konteks ini terefleksi dari pikiran, perkataan dan perbuatan : Mencela, Menyalahkan, Mengeluh, Minta dipahami, Mudah tersinggung, Menyimpan Dendam dan Amarah, Jumawa, Tamak, Menuntut ini itu, Tiada Rasa Syukur dan masih banyak lagi.
Sang Pemimpin passion menjadi kekuatannya. Passion di sini dipahami atas tekad dan keyakinannya akan keutamaan yang akan dicapai, tahan menderita, dan berani menghadapi segala tantangan maupun penderitaan dengan bangga, gembira dan penuh rasa cinta.
Passion Sang Pemimpin dapat dilihat dari Pikiran dan Perbuatannya:
1.Membangun dan menumbuhkembangkan Literasi
2.Kebijakannya Bijaksana
3.Menginspirasi
4.Memotivasi
5.Memberi Solusi
6.Mengajarkan Kebaikan dan Perbaikan
7.Berani Menyaimpaikan akan hal hal yang Baik dan Benar
8.Memiliki Komitmen, Integritas, Kompetensi dan Keunggulan
9.Berpikir Proaktif dan problem solving
10.Kreatif dan Inovatif serta Produktif
11.Belajar dari Kesalahan
12.Siap di Masa Kini
13.Mampu menyiapkan Masa Depan yang lebih baik
Pemimpin anti untuk cengeng, karena sikap cengeng menunjukan produk hutang budi, karbitan dan akan gampang menjadi jumawa, tamak dan amarah. [Chrysnanda Dwilaksana]
Tegal Parang 120524






