Doc. LOC PWU17/NFL
TRANSINDONESIA.co | Laga pertama grup A Piala Dunia U-17 antara Maroko dan Panama berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Maroko.
Gol Maroko dicetak oleh Saifdine Chlaghmo (16’) dan Ayman Ennari (90+5’). Tak ada gol balasan yang berhasil dicetak oleh Panama hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih tim Maroko Said Chiba mengatakan meski menang, tetapi ia cukup kecewa lantaran seharusnya timnya mencetak lebih banyak lagi gol. Cuaca yang panas menjadi salah satu penyebab timnya kurang maksimal.
“Ini pertandingan yang sulit untuk anak-anak, terutama dalam masalah cuaca yang panas. Kami banyak menciptakan peluang dan membuat penyelesaian akhir yang baik. Kami berjuang sampai akhir karena Panama juga memainkan peluang mereka dengan long ball, dan kontak fisik, tapi kami tetap kuat dan menjaga organisasi kami,” katanya kepada media.
Said Chiba mengharapkan di pertandingan selanjutnya tim bisa segera melakukan recovery dan tampil lebih baik. Sementara menyoal stadion menurutnya cukup bagus hanya saja tim perlu berdaptasi terhadap cuaca agar tidak menganggu penampilan tim.
“Sangat bagus. Suasananya sangat bagus. Apa yang saya katakan adalah, ini terlalu panas. Kita perlu beradaptasi untuk memberikan yang maksimal,” lanjutnya.
Sementara Pelatih Panama, Mike Stump, melihat bahwa para pemainnya masih gugup menghadapi laga pertama. Hal itu membuat mereka memulai pertandingan kurang baik sehingga kebobolan gol pertama.
“Kami memulai dengan gugup. Ini panggung yang besar untuk Panama. Kami sudah menyiapkan tim dan mencoba menjalankan game plan. Di babak pertama, kami kecolongan permainan lawan,” ungkapnya.
“Mereka sangat bagus, tim terbaik kedua di Afrika. Ini pertandingan besar buat mereka. Sekarang tinggal dua laga tersisa. Kami tahu harus memenangjan pertandingan, saya tidak memikirkan banyak gol. Kami haus berusaha menyeimbangkan kembali,” tuturnya. [rri]







