Di Tengah Protes, Iran Tangkap 3 Wartawati

TRANSINDONESIA.co | Pihak berwenang Iran telah menangkap tiga wartawati dalam dua hari ini, kata media lokal Senin. Penangkapan dilakukan di tengah protes berbulan-bulan yang dipicu kematian Mahsa Amini, 22, dalam tahanan polisi.

Iran telah dicengkeram protes sejak kematian Amini pada 16 September. Ia adalah perempuan Kurdi Iran yang ditangkap oleh polisi moral karena diduga melanggar aturan ketat berpakaian untuk perempuan di negara itu.

Pihak berwenang mengatakan ratusan orang, termasuk anggota pasukan keamanan, tewas dan ribuan ditangkap dalam apa yang mereka sebut sebagai “kerusuhan” yang dihasut “musuh” Republik Islam tersebut.

“Dalam 48 jam ini, setidaknya tiga wartawati telah ditangkap di Teheran,” kata surat kabar reformis Etemad, mengutip serikat jurnalis Teheran.

Harian itu mengatakan bahwa ketiga wartawati telah dipindahkan ke Penjara Evin, tempat penahanan banyak dari mereka yang ditangkap sehubungan dengan protes. Diperkirakan, sekitar 80 jurnalis telah ditangkap sejak awal kerusuhan di negara itu empat bulan lalu. Tidak disebutkan alasan penangkapan terbaru.

Pada akhir Oktober, lebih dari 300 jurnalis Iran menandatangani pernyataan yang mengkritik pihak berwenang karena “menangkap kolega dan mencabut hak sipil mereka,” kata media lokal ketika itu.[voa]

Share
Leave a comment