Leader or Follower

TRANSINDONESIA.CO | Berolahraga dan bermain bersama santri Pondok Pesantren Al-Marhamah Bekasi di kawasan Grand Wisata pada Ahad pagi (26/9/2021).

Permainan (game) kali ini dinamakan “Leader or follower”. Leader artinya pemimpin, sedangkan follower artinya pengikut. Permainan ini mencoba mensimulasikan kedua peran tersebut.

Prosesnya dibuat kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 atau 6 anak. Sarana yang dibutuhkan adalah beberapa lembar koran, gunting, streples dan bola-bola kecil.

Tiap kelompok ditunjuk sebagai ketua dan diposisikan didepan, anggota kelompok mengikuti berbaris ke belakang. Kertas koran digunting berbentuk lubang lingkaran agar kepala si anak bisa masuk, kemudian kertas koran di gabungkan dengan streples. Jadi satu kelompok menjadi berderet yang digabungkan kertas koran.

Beberapa bola-bola kecil disebar ke tanah lapang. Setiap kelompok ditugaskan untuk mengambil bola-bola itu, kelompok yang paling banyak mendapatkan bola, kelompok itulah yang menang. Jika kertas koran rusak atau sobek, kelompok atau tim dianggap kalah.

Kesulitan sang ketua adalah mengkondisikan gerakan seluruh anggota kelompok agar bergerak kompak. Instruksi sang ketua harus ditaati, tetapi sang ketua harus melihat kondisi dari para anggotanya

Tantangan untuk para anggota tim adalah sebagai follower harus benar-benar mengikuti aba-aba dari ketua, baik gerakan ataupun tugas membawa bola-bola kecil

Permainan ini diberikan waktu sekitar 20 menit, dan pemenangnya adalah tim kedua  yang mengumpulkan bola-bola sejumlah 17 buah.

Setelah sesi permaianan selesai, sambil menikmati kudapan dan air mineral. Saya menanyakan kepada mereka; “Pelajaran apa atau hikmah apa dari permaianan ini?”

Jawabannya pun beragam, “Berrlatih tidak egois pak” kata Ahmad. “Kekompakan” kata beberapa anak serempak.

KLIK: Selamatkan Saudaramu!

“Ya bisa, semua permainan tim berlatih kekompakan, tetapi apa peran pemimpin dan peran pengikut”  Saya bertanya lagi

Toto menjawab ” Pemimpin harus bisa adil dan memahami anggota yang dipimpinnya, sedangkan pengikut harus mengikuti dan taat pada pemimpinnya”

“Bagaimana jika para anggota bergerak sendiri-sendiri dengan ego masing-masing? Saya lanjut bertanya

“Bisa hancur, kertas koran sobek” Jawab mereka

Dengan permaianan ini, semoga dapat memahami peran dengan baik, menjadi leader ataupun menjadi follower.*

Bekasi, 26 September 2021
Aris Yulianto

Share