Gedung Ambruk di Kamboja, Puluhan Terluka dan 7 Tewas
TRANSINDONESIA.CO – Ratusan prajurit dan anggota tim selamat menyusuri puing-puing bangunan bertingkat yang ambruk di Kamboja bagian selatan, Sabtu (4/1).
Mereka sedang berupaya menyelamatkan dan mengevakuasi kemungkinan korban–mayoritas pekerja–di bawah ambruknya bangunan tersebut.
Seperti dilansir AFP, diperkirakan ada 30 pekerja saat bangunan berlantai tujuh tersebut runtuh pada Jumat (3/1).
Perdana menteri Kamboja, Hun Sen, lewat akun Facebooknya mengabarkan tujuh orang tewas sejauh ini, dan pencarian terus dilakukan.
Setidaknya 18 korban berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan gedung tersebut.
Peristiwa itu terjadi hanya setahun setelah bangunan lain runtuh, menewaskan 28 orang di provinsi Preah Sihanouk.
Kemudian, bulan lalu setidaknya tiga pekerja tewas dan lebih dari selusn terluka karena rubuhnya konstruksi aula di sebuah kuil yan gberada di Siem Reap.
Kamboja sedang mengalami pertumbuhan pesat konstruksi untuk melayani semakin banyak wisatawan dan investor China. Namun, pesatnya pertumbuhan tersebut dikritisi tak diimbangi kapasitas keselamatan kerja dalam prosedur maupun pekerjaannya.(AFP/CNN)