Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disambut Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola saat berkunjung ke Kota Palu, Jumat (14/6/2019).[FB]
TRANSINDONESIA.CO – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (14/6/2019), kunjungi Kota Palu mengecek langsung pemanfaatan bantuan keuangan dari kas Pemprov DKI Jakarta untuk pemulihan pasca-bencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Disambut Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, Anies menyimak penjelasan dari Kepala Dinas Bina Marga Syaifullah Djafar mengenai pemanfaatan dana hibah dari kas pemerintah DKI Jakarta.
“Bahagia bisa bersilaturahim dengan Pak Gubernur Longki Djanggola beserta jajaran Pemprov Sulawesi Tengah hari ini,” kata Anies disela-sela kunjungannya itu.
Menurut Anies, sudah sepuluh bulan sejak bencana dahsyat gempa bumi dan tsunami di Palu Donggala Sigi berlalu, bantuan pun berdatangan dari berbagai lembaga, baik pemerintah maupun swasta untuk memulihkan kondisi beberapa daerah di Sulawesi Tengah.
“Salah satunya DKI Jakarta, kita telah mengirimkan bantuan sebesar Rp60 milyar untuk rehabilitasi Palu, Sigi dan Donggala. Hari ini kami meninjau dan melihat langsung pemanfaatan bantuan tersebut,” ungkapnya.
Menurutnya, dana Rp60 milyar yang masuk telah dianggarkan ke dalam APBD 2019 Sulteng, dibagi menjadi dua tahap yakni tahap tanggap darurat dan tahap rehabilitasi. Pada tahap tanggap darurat fokus menyambung akses jalan antar desa antara lain Jalan Kalawara-Kulawi sepanjang 18 km dan Poros Pinembani sepanjang 11 km.
Sementara itu tahap rehabilitasi akan fokus pada perbaikan jalan-jalan di kota Palu Donggala dan Sigi. Komitmen Pemprov DKI Jakarta adalah sebisa mungkin turun tangan kalau ada bencana, sehingga kami menyiapkan pos anggaran di APBD yang memungkinkan, serta sudah dikordinasikan dengan berbagai pihak.
“Bantuan ini adalah pajak yang terkumpul dari warga Jakarta. Kita merasa sebagai satu saudara sebangsa dalam memulihkan bencana. Kami bersyukur pemulihan di Palu, Sulteng dapat berjalan dengan cepat,” harapnya.[MIC]




