Dengan pertemuan itu Gerindra, PAN, dan PKS mengerucutkan langkah untuk bekoalisi dan mengundang partai lain untuk bergabung
“Dengan pertemuan itu Gerindra, PAN, dan PKS mengerucutkan langkah untuk bekoalisi dan mengundang partai lain untuk bergabung,” kata Anggawira.
Adapun mengenai calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Prabowo, lanjutnya, akan dibicarakan pada pertemuan berikutnya termasuk mengenai rancangan kabinet yang tentunya akan fokus dalam pembenahan ekonomi.
“Mengenai Cawapres Prabowo akan dibahas dan dimatangkan pada pertemuan selanjutnya. Dan tentunya memperhatikan aspirasi dari 3 partai (Gerindra-PAN-PKS) yang berkoalisi,” kata Anggawira.
Anggawira optimis Prabowo akan mendapatkan amanah rakyat untuk memimpin Indonesia pada periode mendatangkan. Ia menyebutkan survei terakhir yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) elektabilitas Jokowi dibawah 50 persen. Sementara kampanye dengan hastag #2019gantipresiden semakin disukai sebanyak 60,5 persen.
“Kami optimis Prabowo mendapat amanah rakyat untuk membawa Indonesia sejahtera. Tiada yang tidak mungkin dalam hidup ini, selalu terbuka peluang untuk kepemimpinan baru,” imbuh Anggawira.
Diketahui berdasarkan survei LSI itu pun pemilih loyal Jokowi hanya 32 persen. Sedangkan pemilih loyal yang akan memilih selain Jokowi sudah mencapai 30,5 persen. Survei ini dilakukan pada 28 Juni – 5 Juli 2018 dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang. Sementara medote yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen.[REL/TRS]