Uji coba Ganjil Genap.[IST]
Kesannya buat kebijakan, solusinya masyarakat cari sendiri

“Apalagi uji coba sekaligus sosialisasi yang akan berakhir pada akhir Juli ini tidak disertai informasi yang seimbang dengan pemberitahuan ruas-ruas jalan alternatif yang bisa dilintasi penggunan jalan,” kata Edison dalam pesan tertulisnya, Selasa 17 Juli 2018.
Edison menilai, kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkesan tidak peduli dengan dampak yang merugikan dan menyusahkan masyarakat”. Kesannya buat kebijakan, solusinya masyarakat cari sendiri,” ungkapnya.
Seharusnya lanjut Edison, kebijakan Pemprov DKI memperluas wilayah dan penambahan waktu ganjil genap di sejumlah ruas jalan di ibukota dan sekitarnya. Selain untuk melancarkan perhelatan Asian Games, sekaligus solusi bagi kepentingan masyarakat.
“Pemprov jangan hanya fokus pada uji coba, tetapi tidak disertai dengan solusi. Seharusnya, Pemprov juga melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui ruas jalan alternative,” tuturnya.
Pelaksanaan Asian Games tinggal 30 hari lagi, tetapi kata Edison, masyarakat belum mengetahui ruas jalan yang dapat dilalui untuk melaksanakan aktifitas sehingga Pemprov terkesan kurang peduli pada hak masyarakat sebagai pembayar pajak.
“ITW juga melihat upaya mensukseskan pelaksanaan Asian Games, Pemprov DKI belum maksimal membangun koordinasi yang baik dengan seluruh pihak yang terkait. Pemprov DKI hars bersinergi dengan kepolisian dan instansi lainnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas),” ujarnya.[DON/TRS]






