Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat dan Kanit Intel Polsek Setu, Aiptu Suroso bersama suporter Persib Bandung sebelum dilepas keluar wilayah Kecmatan Setu menuju Bndung.[Yan]
TRANSINDONESIA.CO – Aksi musuh tim bebuyutan kesebelasan Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali bertemu di lapangan hijau Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Sabtu (16/7/2016) malam ini memperebutkan piala Torabika Soccer Championship 2016.
Dalam laga 10 Torabika Soccer Championship, Persib Bandung menjamu Persija Jakarta, sama-sama membutuhkan poin penuh di laga ini untuk memperbaiki peringkat. Dimana Persib saat ini tertahan di posisi sembilan. Sedangkan Persija terpuruk di urutan 12.
“Duel Maut” Persib dengan Persija akan digelar di Bandung itu diprakirakan akan berlangsung sengit.
![Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat saat memberi imbauan pada suporter Persib Bandung, para Viking dan Boboth yang akan menuju Bandung guna menyaksikan laga Perib vs Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Sabtu (16/7/2016) malam ini.[Yan]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/07/Kapolsek-cegat.jpg)
Halnya para suproter Viking Persib yang juga di kenal Bobotoh dari wilyah Kecamtan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (16/7/2016) pagi terlihat meluncur menuju Bandung.
Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, sempat mencegat satu minibus berisi Viking itu guna memeriksa dan memberi himbauan agar dalam perjalanan maupun kembali dari Bandung tidak melakukan kerusuhan serta mengganggu kelancaran arus lalulintas.
Didampingi Kanit Intel Polsek Setu, Aiptu Suroso,SH, Kapolsek langsung memeriksa barang bawaan berupa atribut Bobotoh, Viking dan Persib Bandung, serta isi tas dan menanyakan pimpinan rombongan yang diketauhi bernama Ridwan alias Iwang.
Rombongan Viking itu mendapat pengawalan Langsung dipimpin Kapolsek bersama sembilan anggota Polsek Setu sampai perbatasan Cilengsi Bogor, kemudian dilepas dan disambut pengawalan dari Polsek Cilengsi.
“Mereka kita data dan kita mintai nomor pimpinan rombongannya serta memberi imbuan sesuai perintah Kapolresta Bekasi untuk dilakukan penyekatan dan imbauan terhadap suporter Persib Bandung,” terang AKP Agus Rohmat kepada Transindonesia.co, di Bekasi, Sabtu (16/7/2016).
![Kanit Intel Polsek Setu, Aiptu Suroso, saat memeriksa tas barang bawaan suproter Persib Bandung di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/7/2016).[Yan]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/07/Kanit-Intel.jpg)
“Para personel akan menghadang kelompok suporter Persija, The Jakmania yang akan datang ke Bandung. Penghadangan dilakukan guna meredam potensi gesekan antara The Jakmania dan Bobotoh,” kata Awal kepada awak media, kemaren.
Hal ini dikarenakan adanya larangan The Jakmania ke Bandung terkait sanksi yang diberikan PSSI pasca kerusuhan beberapa waktu lalu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Dimana Komdis PSSI menghukum The Jakmania dengan tidak boleh hadir dalam seluruh pertandingan Persija selama enam bulan ke depan mulai terhitung pada pertandingan yang berlangsung malam ini.
“Sesuai sanksi Komdis PSSI, enam bulan ke depan, Persija tidak boleh di dukung supporter. Artinya, pertandingan Persija di Bandung tidak boleh ada suporter Jakmania berangkat ke Bandung,“ katanya.
Sebagai wilayah perbatasan dengan DKI Jakarta dan pintu masuk The Jakmania, Awal menuturkan, pihaknya melakukan sterilisasi kendaraan yang menuju ke Bandung.
“Jangan sampai putusan Komdis PSSI tidak dihormati suporter Persija yang tidak tahu. Jadi, kami mengingatkan bahwa tidak boleh melihat pertandingan Persija di Bandung,” katanya.[Yan]







