Gerakan Shalat.[Ist]
TRANSINDONESIA.CO – Bismillah, alhamdulillah. Ya Allah, ya robbi zat yang Maha Suci ya dzaljali wal ikrom. Limpahkan karunia dan rahmatMu kepadaku, Aku mohon kepadaMu bukakanlah seluruh jalan zikirku kepadaMu.
Do’a ini adalah permohonan kita kepada Allah agar di kita senantiasa mengingatnya. Mengingat Allah dalam dalam bahasa Arab adalah Zikir. Dalam kehidupan kita sehari-hari kita senantiasa dituntut untuk mengingat Allah, dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi.
Setiap kita memulai sesuatu pekerjaan atau aktivitas kita ucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dan selesai pekerjaan dan berakhirnya kita ucapkan alhamdulillah.
Ketika kita lihat Diri kita dan ciptaanNya yang meliputi langit dan bumi, kita ucapkan Subhanallah.
Ketika kita lihat bencana tsunami, badai, gempa bumi, Gunung meletus kita ucapkan MasyaAllah. Dan bila kita tertimpa musibah kita ucapkan Inna lillahi wa Inna ilaihi roji’un.
Banyak lagi ungkapan-ungkapan Zikir yang masih terkandung dalam Al Qur’an yang hendaknya kita pelajari dan amalkan. Subhanallah, Alhamdulillah, Lailahaillallah, Allahu akbar, La hawa walaquata illah billah.

Bacaan Zikir Yang Pertama
أَسْتَغْفِرُ اللهَ (ثَلاَثاً) اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَـا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
Astagfirullah 3x
Allohumma anta salam waminka salam tabarakta yadzal jalali wal ikram
“Aku minta ampun kepada Allah “(dibaca tiga kali), “ Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia “.(HR.Muslim: 1/414).
Bacaan Zikir Yang Kedua
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، اللَّهُمَّ
لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، لاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Laailaaha illallah wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in Qodir’
Allahuma la mani’a lima a’thoita, wala mu’tia lima mana’ta, wala yanfa’u dzal jaddi minkal jadd
“Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya Kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang mampu memberi apa yang Engkau cegah. Nasib baik seseorang tiada berguna untuk menyelamatkan ancaman dari-Mu.(HR.Bukhari: 1/225, Muslim: 1/414.)
Bacaan Zikir Yang Ketiga
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ
الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
Laailaaha illallah wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in Qodir’
la haula wala quata ila bilah, laa ilaha ilallah wala na’budu ila iiyah, lahun na’mah walahul fadlu, walahut tana’ul hasanu Laa ilaaha ilallah mukhlisina lahud diina walau karihal Kafirun.
“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Baginya nikmat, anugerah, dan pujaan yang baik. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir membencinya “. (HR.Muslim: 1/415.)
Bacaan Zikir Yang Keempat Membaca Ayat Kursi
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah), melainkan Dia yang hidup kekal, lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa seizin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”.
.“Siapa yang membacanya sehabis shalat tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian”,
Bacaan Zikir Yang Kelima
Membaca:
سُبْحَانَ اللهُ
“Maha Suci Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
“Segala puji bagi Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَللهُ أَكْبَرُ
“Allah Maha Besar.” (tiga puluh tiga kali)
Kemudian dilengkapi menjadi seratus dengan membaca,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”[Syafruddin]







