Tentara Turki berjaga-jaga dekat lokasi ledakan di Ankara, 17 Februari 2016.[Rts]
TRANSINDONESIA.CO – Pejabat-pejabat Turki mengatakan sedikitnya 28 orang tewas dan 61 lainnya luka-luka dalam ledakan dahsyat di ibukota Ankara.
Ledakan itu terjadi ketika sebuah konvoi bis militer baru saja beberapa ratus meter melewati markas militer.
Gubernur Ankara Mehmet Kiliclar mengatakan ledakan itu tampaknya disebabkan oleh bom mobil.
Polisi sedang menyelidiki insiden tersebut. Seorang pejabat pemerintah Turki mengatakan serangan itu telah direncanakan secara sangat baik tetapi belumpunya informasi siapa yang melakukan serangan itu.
![Tentara Turki berjaga-jaga dekat lokasi ledakan di Ankara, 17 Februari 2016.[Rts]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/08-28-19-2FE969C3-CE4C-465F-8750-8B7126DF441E_w250_r1_s.jpg)
Pemerintah Turki melarang media menyiarkan gambar-gambar ledakan tersebut.
Kedutaan Besar Amerika di Ankara menyampaikan belasungkawa atas serangan itu melalui akun Twitter-nya.
Belum ada satu pihak pun mengklaim bertanggungjawab, tetapi pasukan bersenjata Turki sedang melancarkan operasi militer terhadap kelompok pemberontak Kurdi PKK di seluruh wilayah di bagian tenggara Turki yang umumnya didominasi warga Kurdi.[Voa/Fen]





