Mirna.
TRANSINDONESIA.CO – Sespuslabfor Mabes Polri, Kombes Pol.Hudi Suryanto, mengatakan ada 6 barang bukti yang dianalisa pihaknya terkait kasus kopi Mirna. Untuk itu polisi sudah mulai menemukan titik terang siapa penaruh sianida di es kopi Vietnam yang diminum korban.
“Dua diantaranya adalah sampel kopi di gelas yang diminum Mirna, serta sampel kopi milik kafe dari botol yang dituangkan ke kopi Mirna,” kata Hudi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/1/2016).
Berdasarkan hasil Puslabfor, sambung Hudi, Kopi yang berasal dari sampel kopi yang diminum Mirna hasilnya positif mengandung sianida.

“Sedangkan sampel kopi dari botol yang dituangkan ke kopi Mirna hasilnya negatif dari sianida,” ujarnya.
Sementara itu, untuk hasil analisa lambung jenazah Mirna, Puslabfor juga menemukan kandungan sianida.
Dari hasil inilah polisi meningkatkan status kasus kopi beracun ini menjadi penyidikan.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Krishna Murti, memastikan pihaknya kini mengambil langkah untuk mencari tersangka penaruh sianida di kopi tersebut.
Seperti diwartakan, Wayan Mirna Salihin (27) tewas usai menenggak es kopi Vietnam di Olivier Cafe di Mall Grand Indonesia, Rabu (4/1/2016).
Kopi itu sebelumnya dipesankan rekan Mirna yang datang 40 lebih dulu darinya, yakni Jessica.(Bb/Min)






