Menhub Jonan dan Menko Indroyono Terancam Di Copot

Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.

TRANSINDONESIA.CO – Ancaman mencopot jabatan para menteri maupun kepala lembaga tinggi sudah menjadi andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bagi siapa yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditentukan.

Kali ini, Jokowi bakal mencopot beberapa menteri yang bersangkutan mengenai waktu bongkar muat di pelabuhan di Indonesia atau dwelling time. Pasalnya, Jokowi masih mendapatkan dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok masih lama dan belum ada perubahan yang signifikan. Jokowi menginginkan agar dwelling time di pelabuhan menjadi 4,7 hari.

Menteri-menteri yang berkaitan dengan permasalahan dwelling time di pelabuhan adalah Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo dan beberapa petinggi kementerian/lembaga terkait.

“Kita harus terbuka, saya tanya tapi enggak ada jawabannya, ya saya cari sendiri jawabannya dengan cara saya. Kalau sulit bisa saja dirjennya saya copot, pelaku di lapangan saya copot, bisa juga menterinya yang saya copot,” tegas Jokowi usai rapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6/2015).

“Pasti kalau itu ya kerja seperti itu,” tambahnya.

Jokowi menginginkan agar adanya keterbukaan dari semua pihak yang berkaitan untuk menyelesaikan masalah dwelling time. Hal ini agar ada komunikasi dan solusi dari masalah tersebut.

“Artinya kalau ada sesuatu sampaikan, pak kalau saya ada seperti ini, tetapi saya butuh ini. Itu yang saya butuhkan, hari ini sebenarnya,” terang Jokowi.

Pada dasarnya, Jokowi sudah mengetahui permasalahan dwelling time sejak dirinya menjadi pengusaha. Pasalnya, dirinya sudah berkutat dengan kegiatan ekspor impor di pelabuhan.

“Karena saya sudah 28 tahun ngurus seperti ini. Fakta-fakta itu sudah jadi makanan keseharian saya. Saya minta kementerian/lembaga, perbaiki semuanya nanti akan saya cek, di lapangan dengan cara saya sendiri,” tukasnya.(okz/dod)

Share