
TRANSINDONESIA.CO – Sebuah hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib r.a, bahwa suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan ramadhan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada :
Malam Pertama;
Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.
Malam Kedua;
Allah SWT memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)
Malam Ketiga;
Malaikat berseru dari bawah Arsy; mulailah beramal semoga Allah AWT mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.
Malam Keempat:
Mendapatkan pahala sama dengan pahala membaca Al-Qurâan)
Malam Kelima;
Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang shalat di Masjid Al Haram (Masjidil Haram) di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah dan Masjid Al Aqsha di Palestina.
*Dalam suatu hadits dijelaskan shalat di masjidku (Rasullullah) pahalanya dilipat gandakan seratus ribu kali dibandingkan shalat di masjid lain.
Malam Keenam;
Allah akan memberi pahala seperti pahala orang yang tawaf di-Maitul Ma’mur, dan batu-batu serta tanah liat memohonkan ampun untuknya.
(subhanallah sungguh luar biasa, batu dan tanah yang kita injak selama ini, ternyata bisa memintakan ampunan kepada Allah untuk kita).
Malam Ketujuh;
Seakan-akan dia berjumpa nabi Musa a.s kemudian menolongnya dari kejaran Fir’aun dan Hamman.
Malam kedelapan;
Allah memberikan kepadanya, apa yang pernah Allah berikan kepada nabi Ibrahim a.s
Malam kesembilan;
Dia menjadi seperti seorang hamba Allah yang beribadah kepadanya seperti ibadahnya seorang nabi.
Malam kesepuluh;
Allah memberikan anugerah kepadanya, berupa kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
Malam kesebelas;
Maka ia akan meninggal dunia dalam keadaan seperti bayi yang baru lahir (meninggal dengan tanpa membawa dosa/husnul khotimah)
Malam keduabelas;
Pada hari kiamat nanti wajahnya menjadi bersinar putih berseri (pada hari kiamat nanti para kekasih Allah yaitu Nabi, para wali danorang-orang yang sholeh calon penghuni surga, wajahnya menjadi putih berseri, sebaliknya calon penghuni neraka sejak dibangunkan oleh Allah dari kuburnya dengan wajah yang hitam legam).
Malam ketigabelas;
Pada hari kiamat nanti dijamin aman dari nasib sial.
Malam keempatbelas;
Malaikat datang kepadanya dan menjadi saksi baginya bahwa ia telah melaksanakan shalat tarawih, maka orang tersebut pada hari kiamat nanti tidak dihisab oleh Allah SWT.
Malam kelimabelas;
Para Malaikat dan semua yang ada di arsy membaca shalawat untuknya (maksudnya mendoakan dan memohonkan pengampunan).
Malam keenambelas;
Allah memberi jaminan keselamatan dari neraka, dan memberi jaminan surga.
Malam ketujuhbelas;
Allah memberikan pahala kepadanya sebanyak pahala para nabi.
Malam kedelapanbelas;
Para Malaikat berseru pada orang itu: Hai hamba Allah ! sesungguhnya Allah telah meridhoi kamu dan kedua orang tuamu.
Malam kesembilanbelas;
Allah mengangkat derajat orang itu didalam Surga Firdaus.
Malam keduapuluh;
Allah memberi pahala sebanyak pahala syuhada dan sholihin.
Malam keduapuluhsatu;
Allah membangunkan sebuah rumah untuknya disurga, yang bahannya dari cahaya (Nur).
Malam keduapuluhdua;
Pada hari kiamat nanti dia akan aman dari panas dan susah.
Malam keduapuluhtiga;
Allah membangun untuknya sebuah kota di surga.
Malam keduapuluhempat;
Baginya duapuluh empat macam doâ yang dikabulkan (maksudnya sebanyak dua puluh empat macam doâ kita dikabulkan).
Malam keduapuluhlima;
Allah membebaskan dia dari siksa kubur.
Malam keduapuluhenam;
Allah menyediakan pahala untuknya senilai ibadah empat puluh tahun.
Malam keduapuluhtujuh;
Ia akan melewati shirotol mustaqim pada hari kiamat nanti secepat kilat.
Malam keduapuluhdelapan;
Allah akan mengangkat derajatnya seribu derajat di surga.
Malam keduapuluhsembilan;
Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala seribu haji yang maqbul (haji yang diterima).
Malam ketigapuluh;
Allah sendiri (bukan Malaikat lagi) berseru kepada hamba-Nya: Hai hambaku ! Engkau berhak memakan segala buah-buahan di surga dan mandi dengan air salsabil serta minum dengan air telaga kautsar. Aku adalah Tuhanmu dan Engkau adalah hamba-Ku.
Insyaallah keistimewaan pahala 30 malam shalat tarawih ini ada manfaatnya untuk kita semua. Amin…(oleh: Drs.Achmad Qusyairi)







