
TRANSINDONESIA.CO – Sumber Daya Manusia (sdm) merupakan bagian penting sebagai aset utama dari suatu institusi atau perusahaan. Pembnaan SDM yang baik menghasilkan atau menumbuh kembangkan SDM yang berkarkter.
SDM yang berkarakter adalah pembinaan SDM berbasis pada kompetensi; membangun disiplin atas dasar kesadaran dan tanggung jaawab serta mampu menanamkan nilai-nilai budaya organisasi (core value) kepada setiap anggotanya mempunyai komitmen dalam mencapai tujuan organisasi.
Pembinaan SDM secara elektronik dibangun untuk mengikis atau meminimalisir penyimpangan dan potensi-potensi yang diharapkan mampu:
- Membangun sistem data base bagi setiap anggota Polri disemua lini dan tingkatan sesuai komptensi dan spesifikasi sebagai track rcord.
- Membangun standar kualifikasi atau stndar kompetnsi untuk penempatan, promosi, mutasi dan demosi.
- Memberikan akuntabilitas untuk mengikis KKN dan menuju the right people in the right place
- Membangun sistem jejaring (networking)
- Membanagun dasar-dasar memberikan penlian kinrja, remunerasi juga reward dan punishment
- Penyaluraan kerja atau penggunaan SDM secara fungsional didalam maupun diluar struktur Polri
- Membagun kaderisasi bagi pemimpin dimasa datang
- Menunjukan adanya transparansi, akuntabilitas dan memberikan harapan bagi anggota Polri berkarier atau mengambil keputusan.
Pembinaan SDM yang berbasis elektronik ini diperlukan adanya SOP (standart operaton procedure) berisikan:
- Jod description dan job analysis
- Standardisasi keberhasilan tugas (dijabarkan berjenjang yang menacakupi: kepemimpinan, administrasi, operasional dan capcitybuilding)
- Sistem peenilaian kinerja yang mencakup kepemimpinan, administrasi, operasiona dan capcity building
- Sistem reward dan punishment
- Etika kerja (pekerjaan yang harus dilakukan atau yang tidak boleh dilakukan dan produktip yang harus dihasilkan. Ini juga dijabarkan berjenjang dan vaariatif (do and dont).(CDL-Jkt060415)
Penulis: Chryshnanda Dwilaksana