TRANSINDONESIA.CO – Penipuan bermodus arisan lebaran ternyata masih marak terjadi. Buktinya, puluhan ibu rumah tangga di Kota Bogor tertipu arisan lebaran hingga 157 juta rupiah.
Puluhan warga yang tertipu arisan lebaran mendatangi rumah seorang koordinator arisan, Pipin (37) di Kampung Pesantren Kelurahan Bubulak RT 02/02 Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor, Jawa Barat. Mereka menuntut agar uang yang telah mereka kumpulkan bisa dicairkan.
Beberapa warga sempat mengamuk sambil berteriak memanggil Pipin untuk keluar rumah. Bahkan ada seorang warga yang tak kuasa menahan nangis karena sudah mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah.
Saat menemui warga, Pipin merasa ketakutan dan sempat mengeluarkan air mata. “Saya tugasnya cuma ngordinir uang dari warga. Saya baru kali ini ngurusin arisan. Gak nyangka bisa seperti ini,” jelasnya, kemaren.
Ia menceritakan, uang yang ia kumpulkan dari warga sebesar 157 juta rupiah disetorkan kepada seseorang bernama Lestari (42). Lantas, usai disetorkan, Lestari malah kabur tanpa kabar. Ia menuturkan saat ditagih olehnya, Lestari berkilah uang yang disetorkan sudah tidak ada dengan alasan dipakai modal usaha.
Sebenarnya arisan lebaran ini sudah berlangsung sejak lama, yakni sudah 26 kali. Seperti yang dikatakan seorang korban, Mulyati yang tidak menaruh curiga atas arisan lebaran ini. “Dulu lancar-lancar aja. Sekarang malah begini. Saya rugi hingga puluhan juta rupiah,” ungkapnya.
Usai menyambangi rumah Pipin, warga yang masih geram mendatangi rumah Lestari. Namun, warga gagal menemui Lestari karena sudah tidak ada di rumahnya. Rencananya warga akan melaporkan ke pihak yang berwajib bila uang warga tidak segera dikembalikan.(okz/saf)








