Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko.(dok)
TRANSINDOENSIA.CO – Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menjamin situasi keamanan menjelang pengumuman rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum berjalan kondusif sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas menghadapi pengumuman.
“Semua sudah disiapkan dengan baik. Masyarakat tidak perlu cemas dan takut. Besok (pengumuman) berjalan dengan aman dan tidak akan terjadi sesuatu,” kata Moeldoko usai bertemu dengan sepuluh gubernur yang tergabung ke dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Kantor Panglima TNI Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, kemaren.
Moeldoko mengatakan, untuk pengamanan pengumuman oleh KPU, TNI telah menyiapkan 35 ribu pasukan untuk memback up kinerja aparat kepolisian. Dari jumlah tersebut, hanya 23 ribu pasukan yang akan bertugas aktif untuk pengamanan.
“Sisanya, mereka akan berada disiagakan jika sewaktu-waktu diperlukan. Panglima TNI juga punya cadangan terpusat PPRC dari Divisi II seluruh satuan baik darat, laut dan udara. Panglima TNI juga punya cadangan terpusat lagi dari Kostrad, Kopassus, dan Paskhas, itu semua apabila Kapolri membutuhkan,” ujarnya.
Terkait adanya informasi kerusuhan, kata Panglima TNI, tidak ada informasi kerusuhan yang akan terjadi.
“Jadi ini kan ada dua dimensi, dua maya dan dunia ril. Peperangan hanya terjadi di dunia maya, tetapi didunia ril tidak ada apa-apa. Dunia maya memang sulit dikendalikan,” katanya.
Oleh karena itu, dirinya mengimbau jangan terlalu sering membuka blackberry mesenger (BBM) agar masyarakat tidak takut.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, sebagai provinsi dengan jumlah pemilih mencapai 18 persen dari total seluruh pemilih nasional, situasi Jawa Barat terbilang kondusif, namun bila ada persoalan dapat diselesaikan di Mahkamah Konstitusi.
Ia menambahkan, masyarakat pemilih Jawa Barat saat ini telah dewasa dalam berpolitik. Dalam sejumlah pelaksanaan pilkada di provinsi itu, semuanya berlangsung aman terkendali.
“Tidak ada masalah apa-apa. Kalau ada selesaikan di MK jadi aman,” ujarnya.(ant/sof)







