Kapolri Jenderal Pol Sutarman.(dok)
TRANSINDONESIA.co, Jakarta : Kapolri Jenderal Polisi Sutarman perintahkan seluruh kapolda untuk memberikan pengaman khusus kepada para Caleg mulai dari daerah/kota dan provinsi hingga pusat serta Capres dan Cawapres.
Hal tersebut sejalan dengan semakin tingginya suhu politik dengan sudah dimulainya kampanye Pemilu 2014.
“Untuk para Kapolda diminta untuk memetakan potensi rawan pemilu untuk pengamanan para Caleg mulai dari daerah/kota dan provinsi hingga pusat serta daerahnya yang ada Capres dan Cawapres,” tegas Kapolri dalam sambutan sertijab empat Kapolda di Gedung Rupatama Mabes Polri, Selasa (18/3).
Ia juga menegaskan, agar mereka diberikan pengaman khusus hal ini merupakan tanggungjawab Polri sebagai pengamanan pemilu bersama dengan pemangku kepentingan lainnya.
“Pengamanan pemilu harus dikelola dengan sungguh tentu hasilnya optimal dalam bentuk pengaman terbuka dan tertutup.” ujarnya.
Dia juga mengatakan untuk mengoptimalkan sentra Gakumdu, proses penyelidikan jika ada pelanggaran dalam pemilu sehingga pemilu 2014 ini menghasilkan pemimpin yang benar-benar demokratis. “Berdasar evaluasi tahun lalu kasus money politik paling banyak ditemukan,” imbuhnya.
Dikatakannya lagi, tanpa seluruh anggota Polri yang solid dan dibantu oleh masyarakat pengaman pemilu tidak berjalan sebagaimana diharapkan.
Empat Kapolda yang sertijab tersebut yakni, Kapolda Metro Jaya dari Irjen Pol Putut Eko Bayuseno kepada Irjen Pol Dwi Priyatno yang sebelumnya Kapolda Jawa Tengah. Kapolda Jawa Tengah diisi dengan Brigjen Pol Noer Ali yang sebelum Kapolda Sumbar.
Sedangkan Kapolda Sumbar diisi oleh Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto yang sebelumnya Karosunluhkum Divkum Polri. Kapolda Babel Brigjen Pol Budi Hartono Untung dimutasi menjadi Widya Iswara Madya Sespim Polri.(dan)