Tim SAR Korpasgat TNI AU kembali mengevakuasi korban tanah longsor lereng Gunung Burangrang, Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada hari kesebelas, Selasa (3/2/2026). Transindonesia.co / SAR Korpasgat.
TRANSINDONESIA.CO | BANDUNG – Operasi kemanusiaan di lokasi bencana tanah longsor lereng Gunung Burangrang, Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memasuki hari ke-11 pada Selasa (3/2/2026). Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan yang melibatkan personel Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara telah berhasil mengevakuasi total 85 korban dalam kondisi meninggal dunia.
“Keterlibatan Korpasgat dalam operasi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Udara untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam menghadapi bencana alam,” tulis keterangan resmi Penkorpasgat.
Berdasarkan data terbaru dari Posko SAR Gabungan, bencana ini berdampak pada 158 jiwa, dengan rincian 78 orang selamat dan 85 orang meninggal dunia. Dari total korban jiwa tersebut, 61 jenazah telah berhasil teridentifikasi, sementara 20 lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri. Saat ini, dilaporkan sudah tidak ada lagi korban dalam daftar pencarian.
“Kami berharap semoga hari ini cuaca mendukung sehingga tim dapat memaksimalkan pencarian dan mengevakuasi sisa korban yang diduga masih tertimbun,” ujar Direktur Operasi SAR Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo.
Dalam aksi di lapangan, personel Korpasgat bersama unsur Basarnas, TNI, Polri, dan relawan melakukan penyisiran lanjutan serta penggalian material di tiga sektor utama, yaitu sektor A, B, dan C. Selain fokus pada evakuasi, tim juga melakukan pengamanan di area rawan guna mengantisipasi adanya longsor susulan dengan tetap mengedepankan prosedur keselamatan kerja.
“Tim tetap melaksanakan pencarian di tiga sektor dan terus melakukan evaluasi operasi sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan,” tambah pihak SAR Gabungan.
Sebelumnya, hingga hari ke-10 operasi, tim telah mengumpulkan 83 bodypack korban. Fokus utama saat ini beralih pada percepatan proses identifikasi oleh tim DVI agar jenazah dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga, mengingat seluruh titik yang diduga menjadi posisi korban telah disisir secara menyeluruh. [arh]
