Kombes Pol Raden Bagoes Wibisono. Transindonesia.co / Dok. Ist
TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Korps Bhayangkara. Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Metro Jaya, yang kini resmi dijabat oleh Kombes Pol Raden Bagoes Wibisono.
Keputusan mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budhi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pergeseran ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri.
Kombes Pol Raden Bagoes Wibisono dipercaya menggantikan Brigjen Pol Roberto GM Pasaribu, yang kini mendapatkan penugasan baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri. Sebelum ditarik ke Ibu Kota, Kombes Raden Bagoes merupakan Dirressiber Polda Jawa Barat.
Selain posisi Dirressiber, dua jabatan utama lainnya di Polda Metro Jaya turut mengalami pergantian, Dirreskrimsus Kombes Pol Edi Suranta Sitepu dipromosikan menjadi Karokorwas PPNS Bareskrim Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Victor Dean Mackbon, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Papua.
Karo Rena Kombes Pol I Bagus Rai Elryanto kini mengemban tugas sebagai Pengelola Barang Jasa Polri Utama Tingkat II Slog Polri. Jabatan Karo Rena Polda Metro Jaya kini diisi oleh Kombes Pol Teguh Tri Sasongko.
Penunjukan Kombes Raden Bagoes sebagai nakhoda baru di Direktorat Siber Polda Metro Jaya dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat penegakan hukum di ruang digital.
Mengingat kompleksitas wilayah Ibu Kota, fokus utama akan diarahkan pada penanganan kasus penipuan daring (online fraud), peretasan dan penyalahgunaan data pribadi, serta kejahatan berbasis teknologi informasi lainnya.
“Bapak Kapolri menekankan bahwa setiap pergeseran jabatan diharapkan mampu memperkuat profesionalisme dan respons Polri dalam menjawab tantangan keamanan yang terus berkembang,” ujar Kombes Pol Budhi Hermanto di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).
Dengan formasi baru ini, Polda Metro Jaya diharapkan dapat meningkatkan kinerja institusi, khususnya dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang kian masif. [sfn]
