Skip to content
19 Januari 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Transindonesia.co

Transindonesia.co

INDONESIA BERDAKWAH

Primary Menu
  • TRANSDAKWAH
  • TRANSMETRO
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANSBALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 17
  • Arab Saudi Turun Gunung di “Kisruh” AS-Iran, Pesan Ini ke Donald Trump

Arab Saudi Turun Gunung di “Kisruh” AS-Iran, Pesan Ini ke Donald Trump

transindonesia.co 17 Januari 2026 2 minutes read 0 comments
bendera Amerika Serikat dan Iran

Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran. (iStockphoto/studiocasper)

TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA – Arab Saudi dilaporkan tengah memimpin inisiatif negara-negara Teluk, termasuk Qatar dan Oman, untuk membujuk Amerika Serikat (AS) agar membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran. Langkah diplomasi ini dilakukan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan yang mengancam stabilitas ekonomi dan politik global.

Menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ), Riyadh sangat mengkhawatirkan dampak ekonomi jika terjadi eskalasi militer. Selain itu, Arab Saudi mengantisipasi risiko gejolak domestik yang besar, terutama jika serangan tersebut sampai menargetkan atau menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Negara-negara Arab menggarisbawahi bahwa serangan terhadap Iran berisiko tinggi mengganggu lalu lintas kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Jalur sempit yang memisahkan Iran dengan tetangga Arabnya ini merupakan urat nadi energi dunia yang memfasilitasi sekitar seperlima dari total pengapalan minyak global. Gangguan di titik ini dipastikan akan memicu guncangan hebat pada pasokan energi dunia.

Langkah darurat ini diambil setelah AS memberikan instruksi kepada sekutu-sekutunya di Teluk untuk bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi. Peringatan dari Washington tersebut memicu kekhawatiran mendalam di ibu kota negara-negara Teluk mengenai keamanan energi dan stabilitas infrastruktur vital mereka.

Selain itu, mereka sangat mencemaskan dampak jatuhnya proyektil atau konsekuensi konflik lainnya yang bisa masuk ke dalam wilayah kedaulatan mereka sendiri.

Sumber WSJ menyebutkan bahwa Arab Saudi, Qatar, dan Oman secara tegas menyampaikan kepada AS bahwa upaya apa pun untuk meruntuhkan sistem pemerintahan Iran hanya akan mengguncang pasar minyak secara ekstrem. Hal ini pada akhirnya diprediksi justru akan memukul balik ekonomi AS sendiri melalui lonjakan harga komoditas dan inflasi global.

“Pejabat Arab Saudi menegaskan posisi mereka kepada Teheran bahwa Riyadh akan tetap netral dalam potensi konflik ini. Untuk menghindari tarikan konfrontasi yang dipimpin AS, Riyadh menyatakan tidak akan membiarkan wilayah udara mereka digunakan oleh militer AS untuk melancarkan serangan udara ke wilayah Iran,” tutur sumber tersebut, yang juga dikutip Middle East Monitor, Kamis (15/1/2026).

Selain urusan ekonomi, negara-negara Teluk juga memperingatkan Washington agar tidak mengejar agenda perubahan rezim di Teheran. Menurut laporan tersebut, langkah untuk menggulingkan kekuasaan di Iran dianggap sebagai langkah berbahaya yang bisa mendestabilisasi kawasan secara permanen dan memicu konflik berkepanjangan yang tidak terkendali. [cnbc]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Breaking News: Pesawat ATR 400 Hilang Kontak, Basarnas Sisir Kawasan Leang-leang Maros
Next: Jenderal Iran Ancam Potong Tangan Trump jika Berani Invasi Teheran

Trans Stories

Potong Tangan Donald Trump
2 minutes read

Jenderal Iran Ancam Potong Tangan Trump jika Berani Invasi Teheran

transindonesia.co 17 Januari 2026 0
Rudal Iran_1
2 minutes read

Siaga Perang Arab! Iran Siap Rudal Pangkalan AS-Trump Tarik Pasukan

transindonesia.co 15 Januari 2026 0
Warga Iran Demonstrasi
2 minutes read

Cucu Pendiri Republik Islam: Rezim Runtuh, Tak Ada Kebebasan di Iran

transindonesia.co 15 Januari 2026 0

TransIndonesia

Profesor sekaligus dosen pengajar bidang gender, seksualitas, dan pendidikan Universitas Sydney, Victoria Rawlings
2 minutes read

Pakar Universitas Sydney, “Listen to Know” Kunci Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah

transindonesia.co 19 Januari 2026 0
Tarif Donald Trump
1 minute read

Negara-negara Eropa: Ancaman Tarif AS Rusak Hubungan Transatlantik

transindonesia.co 19 Januari 2026 0
Galeri Rasullullah
2 minutes read

Galeri Rasulullah Hadirkan Edukasi Sejarah Islam dan Moderasi Beragama di Masjid Aljabar

transindonesia.co 18 Januari 2026 0
Sobat Bang Syahrir
2 minutes read

Bekasi Terendam, Tim Sobat Bang Syahrir Peduli Distribusikan Bantuan

transindonesia.co 18 Januari 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.