Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), HM Jusuf Kalla, didampingi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara simbolis menyerahkan paket bantuan untuk mendukung ketahanan pangan dan sektor pendidikan di Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin (12/01/2026). TransIndonesia.co / Ist
TRANSINDONESIA.CO | ACEH UTARA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), melakukan kunjungan kerja strategis ke Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin (12/01/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana serta memperkuat kapasitas komunitas lokal agar mampu bangkit kembali.
Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla secara simbolis menyerahkan paket bantuan masif untuk mendukung ketahanan pangan dan sektor pendidikan. Bantuan tersebut meliputi 500 ton beras, satu juta buku tulis, dan 500 ribu pulpen. Selain alat tulis, PMI juga mendistribusikan berbagai kebutuhan dasar seperti family kit, hygiene kit, baby kit, hingga perlengkapan kebersihan dan sekolah.
Tak hanya fokus pada aspek fisik dan logistik, PMI bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) turut mendistribusikan Al-Qur’an dan Iqro. Langkah ini diambil sebagai bagian dari dukungan terhadap aspek spiritualitas dan kesejahteraan psikososial masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh JK kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda Aceh dan pengurus PMI dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh.
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla merefleksikan kembali memori perdamaian Aceh tahun 2005. Ia menekankan bahwa kunci utama dari kerjasama dan pemulihan adalah komunikasi yang efektif.
“Penting untuk mengetahui siapa yang bisa diajak berkomunikasi; komunikasi yang baik adalah kunci perdamaian dan kerjasama,” tegas JK. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada relawan PMI yang telah bekerja tanpa lelah sejak hari pertama bencana melanda.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian berkelanjutan Jusuf Kalla terhadap Bumi Serambi Mekkah. Muzakir berjanji akan terus mengawal perdamaian yang telah diperjuangkan JK agar tetap abadi di Aceh.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara PMI dan pemerintah daerah. Selain bantuan logistik, PMI tetap berkomitmen menyediakan layanan air bersih, dukungan psikososial, promosi kesehatan, hingga pembersihan lingkungan.
“Dalam menangani dampak bencana, setiap elemen masyarakat harus bersatu padu demi masa depan Aceh yang lebih baik,” tutup Jusuf Kalla. [don]
