Anjing Pelacak K-9 SAR bersama Unit Satwa Polda Sumatera Utara melakukan pencarian korban di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (8/12/2025). Transindonesia.co /Ist
TRANSINDONESIA.co | Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri mengerahkan tim Search Unit K-9 SAR bersama Unit Satwa Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk membantu operasi pencarian korban di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (8/12/2025).
Tim gabungan ini berfokus pada pencarian korban yang terindikasi sudah meninggal (Cadaver), di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Operasi ini melibatkan 10 personel unit K-9 Ditpolsatwa Korsabhara, 7 personel unit Satwa Polda Sumut, dan 4 ekor anjing pelacak K-9 dengan spesifikasi Cadaver (pencarian jenazah).
Tim bergerak menuju lokasi kejadian perkara (TKP) di Haloban Aer, Kecamatan Tapian Nauli, Kab. Tapanuli Tengah. Tiba di lokasi Haloban Aer, tim melaksanakan pemetaan (mapping) area pencarian.
Setelah pemetaan, tim memulai pencarian dan berhasil menemukan 1 titik yang terindikasi kuat terdapat korban. Tim melanjutkan pencarian ke TKP kedua dan kembali menemukan 1 titik yang terindikasi adanya korban.
Dalam pelaksanaan tugas pencarian, tim gabungan menghadapi kendala utama berupa tidak adanya alat berat yang memadai untuk membantu proses penggalian dan evakuasi di titik-titik yang telah ditemukan oleh anjing K-9.
Tim gabungan Ditpolsatwa Baharkam Polri dan Unit Satwa Polda Sumut terus berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait lainnya guna memastikan kelancaran proses evakuasi selanjutnya. [don/mil]
