Japanese Film Festival (JFF) 2025. Transindonesia.co /Ist
TRANSINDONESIA.co | Japanese Film Festival (JFF) 2025 yang rencananya akan digelar di Medan pada 6 Desember 2025 terpaksa ditunda pelaksanaannya akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda kota tersebut.
Panitia JFF 2025, Ahad 30 November 2025, secara resmi mengumumkan penundaan tersebut. Namun untuk pelaksanaan di kota Padang juga terkena bencana banjir dan longsor tidak masalah karena sudah dilaksanakan sebelum bencana datang.
Panitia JFF juga mengajak para pecinta Film Jepang untuk berdoa bersama agar bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh segera berakhir.
Japanese Film Festival (JFF) digelar oleh The Japan Foundation sejak 2016. Tahun ini membawa 15 judul film dari berbagai genre, mulai dari animasi hingga karya klasik, untuk dinikmati penonton Tanah Air.
Tahun 2025 menjadi momen spesial karena JFF memperluas jangkauannya ke sembilan kota, termasuk dua destinasi baru, yakni Padang dan Balikpapan.
Selama November hingga Desember, festival ini berkeliling ke Jakarta, Bandung, Padang, Medan, Balikpapan, Makassar, Yogyakarta, Palembang, hingga Surabaya dengan kunjungan perdana ke Padang, Balikpapan, dan Medan sebagai langkah perkenalan.
JFF di Medan sedianya digelar pada 6 Desember ini di CVG Focal Point namun akan ditunda hingga Januari tahun 2026.
Sementara itu, JFF di CVG Balikpapan tetap digelar pada 6 Desember 2025. Selanjutnya JFF Makassar digelar di CVG Panakkukang Square pada 12-14 Desember 2025; JFF di Yogyakarta digelar di CVG Pakuwon Mall Yogya pada 13-14 Desember 2025; JFF Palembang digelar di CVG Social Market pada 19-21 Desember 2025; dan JFF di Surabaya digelar di CVG BG Junction. Sebelumnya, JFF sudah selesai digelar di Jakarta, Bandung dan Padang pada November lalu.
Japanese Film Festival 2025 hadir dengan menayangkan film-film terbaru, juga menghadirkan tiga film legendaris yang dirilis ulang dalam format 4K, yaitu Seven Samurai, Ghost in The Shell, dan Linda Linda Linda.
Barisan film-film terbaru juga tak kalah menarik seperti Angry Squad: The Civil Servant and the Seven Swindlers karya dari Ueda Shinichiro (sutradara One Cut of the Dead), 6 Lying University Students, serta film A Big Home sebuah film dokumenter yang mendapatkan perhargaan Japan Movie Critics Award tahun ini. [don]
