Skip to content
1 Februari 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Transindonesia.co

Transindonesia.co

INDONESIA BERDAKWAH

Primary Menu
  • TRANSDAKWAH
  • TRANSMETRO
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANSBALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2025
  • November
  • 26
  • Operasi SAR Longsor Banjarnegara Resmi Ditutup, 11 Keluarga Korban Belum Ditemukan Tabur Bunga

Operasi SAR Longsor Banjarnegara Resmi Ditutup, 11 Keluarga Korban Belum Ditemukan Tabur Bunga

transindonesia.co 26 November 2025 4 minutes read 0 comments
Tabur Bunga Banjarnegara

Bunga penghormatan terakhir bagi 11 korban yang tidak berhasil ditemukan atas bencana longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (25/11/2025). Transindonesia.co /BNPB

TRANSINDONESIA.co | Setelah sepuluh hari upaya pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) dilakukan tanpa henti, operasi SAR terhadap korban longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada Selasa (25/11/2025).

“Keputusan ini diambil melalui evaluasi menyeluruh yang melibatkan seluruh unsur terkait, dan menjadi pilihan yang sangat berat bagi semua pihak, khususnya keluarga korban yang masih menanti kabar orang-orang yang mereka cintai,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/11/2025).

BNPB bersama Basarnas dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memahami bahwa penutupan operasi SAR bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyentuh sisi emosional bagi masyarakat terdampak. Namun kondisi di lapangan seperti tanah yang masih bergerak, cuaca tidak menentu, serta kedalaman dan luas timbunan material menimbulkan risiko keselamatan yang tinggi bagi petugas maupun masyarakat.

“Pertimbangan ini menjadi dasar bahwa operasi SAR tidak dapat dilanjutkan tanpa mengorbankan keselamatan lebih banyak pihak,” ungkap Muhari.

Selama sepuluh hari pencarian, petugas menghadapi tantangan yang kompleks. Jenazah yang tertimbun dalam kondisi material basah dan minim sirkulasi udara mengalami kerusakan alami, sehingga memperberat proses identifikasi dan meningkatkan risiko kesehatan bagi petugas.

Meski demikian, seluruh personel BNPB, Basarnas, TNI-Polri, PMI, Tagana, BPBD lintas daerah, pemerintah daerah, relawan, dukungan alat berat, hingga operasi modifikasi cuaca telah bekerja maksimal dengan standar keselamatan yang ketat.

Pada hari terakhir operasi, tim gabungan berhasil menemukan lima jenazah tambahan yang kini dibawa ke RSUD Banjarnegara untuk proses identifikasi.

“Dengan temuan ini, total korban meninggal dunia menjadi 17 orang, termasuk dua potongan tubuh manusia. Meski seluruh metode pencarian telah diterapkan, sebanyak 11 korban lainnya tidak berhasil ditemukan,” kata Muhari.

Sebagian besar keluarga dan kerabat korban hadir dalam prosesi penutupan operasi SAR, yang dilanjutkan dengan doa bersama dan tabur bunga di lokasi longsor. Dalam suasana yang penuh haru, mereka menunjukkan ketabahan luar biasa menerima hasil akhir operasi yang secara teknis sudah tidak memungkinkan diperpanjang.

Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan empat warga luka-luka, 1.019 jiwa dari 343 KK mengungsi di lima lokasi pengungsian dan rumah warga. Kerugian material mencakup 206 rumah roboh, termasuk dua unit masjid, satu musala, jalur antar desa sepanjang 800 meter tertutup material, saluran irigasi 670 meter terdampak, persawahan warga, lima ekor sapi dan 125 kambing, tiga warung sembako, 11 warung lainnya, serta 24 kolam ikan.

Meskipun operasi SAR telah ditutup, dukungan terhadap masyarakat terdampak tetap menjadi prioritas. BNPB menegaskan bahwa pendampingan psikososial, pemenuhan hak keluarga korban, serta bantuan administratif bagi keluarga korban yang belum ditemukan akan terus diberikan. Layanan informasi dan dukungan dapat diakses melalui posko terpadu di Kecamatan Pandanarum.

Tahapan pemulihan wilayah terdampak kini menjadi fokus utama BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan instansi terkait lainnya. Langkah awal meliputi relokasi warga dari zona merah yang dinyatakan tidak aman untuk hunian, serta perataan rumah yang berada di wilayah rawan untuk mencegah risiko tambahan. Sebelum proses ini dilakukan, warga diberikan kesempatan untuk mengambil barang-barang penting mereka dengan pendampingan petugas.

Dalam waktu dekat, BNPB akan merampungkan penyediaan 50 hunian sementara (huntara) tahap awal, yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan hunian tetap (huntap) dalam perencanaan jangka menengah. Targetnya, seluruh unit huntara rampung sebelum akhir Desember. Penyaluran santunan bagi keluarga korban sesuai ketentuan pemerintah juga akan segera dilaksanakan oleh Dinas Sosial.

Selain itu, BNPB mendukung pemulihan layanan publik, termasuk kegiatan belajar-mengajar dan aktivitas ekonomi masyarakat, serta pendampingan psikososial berkelanjutan, terutama bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga dan warga yang mengalami trauma. Secara paralel, pemetaan risiko dan penataan kawasan terus dilakukan, dengan penguatan mitigasi berbasis ekologi sebagai langkah jangka panjang untuk mencegah terulangnya bencana serupa.

BNPB menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas SAR, relawan, Forkopimda, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan warga yang bekerja tanpa mengenal lelah sejak hari pertama. Gotong royong dan solidaritas masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi masa sulit ini. BNPB juga berkomitmen untuk terus memberikan informasi terbaru melalui kanal resmi pemerintah daerah, BPBD, dan BNPB. Pemulihan tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga rasa aman dan keutuhan sosial masyarakat.

Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan semoga masyarakat Banjarnegara dapat bangkit kembali dengan kekuatan yang lebih besar. [sfn]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Presiden Prabowo sampai Pramono-Rano Karno Diundang Reuni 212 di Monas
Next: Pemilik Ratusan Ekstasi di Tol Lampung Ditetapkan sebagai Tersangka

Trans Stories

Gelombang Halmahera Timur
2 minutes read

BNPB Pantau Rentetan Bencana di Indonesia: Dari Pergeseran Tanah Hingga Karhutla

transindonesia.co 1 Februari 2026 0
Petugas Haji
2 minutes read

Kemenhaj Pastikan Petugas Haji 2026 Siap Mental dan Fisik

transindonesia.co 1 Februari 2026 0
Menu makan bergizi gratis
2 minutes read

Pentingnya Pengawasan Publik Jaga Kualitas Program MBG

transindonesia.co 1 Februari 2026 0

TransIndonesia

Jembatan Bailey
2 minutes read

Jembatan Bailey Bener Pepanyi Selesai, Akses Lintas KKA – Bener Meriah Normal

transindonesia.co 1 Februari 2026 0
Pantai Iran di bom
2 minutes read

Ledakan Maut Hantam Iran, Bangunan Rusak Parah-Korban Berjatuhan

transindonesia.co 1 Februari 2026 0
Gelombang Halmahera Timur
2 minutes read

BNPB Pantau Rentetan Bencana di Indonesia: Dari Pergeseran Tanah Hingga Karhutla

transindonesia.co 1 Februari 2026 0
Enda Dhaniswara
4 minutes read

Mitigasi Risiko Gunjang Ganjing BEI: Investigasi Krusial atau Sebaliknya?

transindonesia.co 1 Februari 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.