Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco, pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Gerindra Sumatera Utara di Medan, Sabtu 9 Agustus 2025. Transindonesia.ci /Ist
TRANSINDONESIA.co | Kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) anggota legislatif maupun kepala daerah (KDH) dari Gerindra harus mampu menjadi motor penggerak kebijakan pemerintah pusat di daerahnya, harus terus bekerja pro rakyat, menghindari kebijakan yang tidak populis, dan tidak boleh euforia.
Pernyataan di atas disampaikan Ketua Harian DPP Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Gerindra Sumatera Utara di Medan, Sabtu 9 Agustus 2025.
Hal tersebut menjadi motivasi dan dorongan, serta memantapkan seluruh kader Gerindra yang saat ini duduk di legislatif maupun menjadi kepala daerah untuk melaksanakan garis besar dan komitmen pendirian Partai Gerindra untuk pro rakyat.
“Partai Gerindra menunjukkan komitmennya untuk menjadi partai pro rakyat dengan berbagai kebijakan dan program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Gerindra, H. Syahrir, SE, M.IPol, dalam keterangannya, Selasa 12 Agustus 2025.
Menurut anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, ini, upaya Partai Gerindra dalam mewujudkan visi pro rakyat menunjukkan komitmennya untuk menjadi partai pro rakyat tidak hanya dengan kata-kata atau lips service, tetapi juga dengan tindakan nyata.
Halnya lanjut Syahrir anggota Komisi I DPRD Jabar yang salah satunya membidangi Pemerintahan, Partai Politik dan Organisasi Kemasyarakatan, menyatakan dukungan penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak.
Kemudian Partai Gerindra mendukung program Koperasi Merah Putih yang bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat dan membantu petani. Melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan program-program pemerintah untuk memastikan bahwa program-program tersebut berjalan dengan efektif dan efisien. Termasuk, Partai Gerindra melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program-program untuk memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi masyarakat terpenuhi.
“Ini menjadi konsentrasi seluruh kader Gerindra menunjukkan komitmennya untuk menjadi partai pro rakyat tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan nyata yang berdampak pada masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kebijakan dan program,” papar Syahrir.
Karena itu kata Syahrir, khususnya kader Gerindra di Provinsi Jawa Barat yang menjadi kepala daerah tidak membuat gaduh masyarakat dan jangan membuat kebijakan tidak populis untuk masyarakat.
“Kebijakan pro rakyat adalah bukti bahwa Gerindra memang menjadi pilihan rakyat. Dan ini semua yang diharapkan dari pendiri n Gerindra, apalagi saat ini Presiden Prabowo Subianto yang memimpin negeri kita adalah pendiri dan Ketua Umum Gerindra. Sehingga kehadiran Gerindra melalui kader kadernya benar-benar bermanfaat bagi masyakarat Jawa Barat dan Indonesia,” kata Syahrir. [arh]
