Tiga orang mengalami luka akibat tanah longsor dipicu intensitas tinggi hujan menerjang Desa Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Ahad (18/5/2025). Transindonesia.co / BPBD Bandung Barat
TRANSINDONESIA.co | Bencana hidrometeorologi basah mengakibatkan tanah longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi menerjang wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025) mengakibatkan 6 warga hilang tertimbun dan masih dalam pencarian.
“Akibat kejadian ini dilaporkan tiga rumah tertimbun material longsor dan menyebabkan 6 jiwa hilang atas nama Mesinem, Nitin, Tulus, Yatini, Yatemi, dan Torik, serta 30 jiwa terdampak dan 26 jiwa mengungsi ke tempat kerabat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, dalam keterangan resminya diterima redaksi transindonesia.co, Selasa (20/5/2025).
Lebih lanjut Muhari mengatakan untuk kerugian materiil tercatat 11 rumah terdampak, lima rumah rusak berat, empat akses jalan tertutup material longsor dan satu tanggul sungai jebol. Peristiwa ini melanda lima kecamatan yaitu Kecamatan Bendungan, Kecamatan Munjungan, Kecamatan Watulimo, Kecamatan Kampak dan Kecamatan Trenggalek.
BPBD Kabupaten Trenggalek berkoordinasi dengan instansi terkait serta pihak kecamatan dan desa setempat guna melakukan pendataan, evakuasi dan pencarian korban hilang.
“BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi ancaman potensi risiko bencana hidrometeorologi basah. Segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 100 meter,” ujar Muhari.
Pemerintah daerah diminta untuk segera memeriksa kesiapan perangkat, personel, serta sumber daya guna menghadapi potensi darurat.
Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti arahan pemerintah dan tidak termakan dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Longsor Bandung Barat
Sementara, peristiwa tanah longsor dipicu tingginya intensitas hujan dan dengan durasi yang cukup lama melanda Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Ahad (18/5/2025).
Lokasi kejadian ini berada di Desa Kendan, Kecamatan Nagreg dan dilaporkan akibat peristiwa ini sebanyak tiga warga atas nama Melati (14th), Iman (50th) dan Ela (42th) mengalami luka luka serta 63 KK mengungsi di Madrasah Nurul Hidayah.
“Kerugian materiil tercatat sebanyak 80 unit rumah terancam, empat unit rumah rusak ringan, satu kantor desa rusak berat , kendaraan operasional kantor Desa Kendan rusak, satu Musholla terdampak dan satu tiang listrik roboh,” kata Muhari.
BPBD Kabupaten Bandung Barat terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk upaya penanganan darurat serta mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak dan mendirikan dapur umum lapangan di lokasi.
Pewarta/Editor: Suria Dharma/Hermansyah Putra
