Kaisar Jepang Emeritus dan Permaisuri Emerita. Transindonesia.coo /Ist
TRANSINDONESIA.co | Kaisar Emeritus dirawat di Rumah Sakit Universitas Tokyo pada Selasa, 6 Mei untuk pemeriksaan jantung setelah didiagnosis dengan kemungkinan tinggi iskemia miokard. Mantan Kaisar dirawat di rumah sakit untuk pertama kalinya sejak Februari 2012, ketika ia menjalani operasi bypass arteri koroner.
Ayah Kaisar Naruhito tiba di rumah sakit dengan mobil sekitar pukul 3 sore waktu setempat ditemani oleh Permaisuri Emerita.
Dalam pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Rumah Tangga Kekaisaran pada pertengahan April, Kaisar Emeritus diduga menderita iskemia miokard, atau kekurangan aliran darah ke jantung.
Setelah pemeriksaan ulang di kediamannya, ia didiagnosis dengan kemungkinan besar menderita kondisi tersebut sejak Minggu, 4 Mei.
Pada bulan Juli 2022, Kaisar Emeritus didiagnosis mengalami gagal jantung kanan yang disebabkan oleh insufisiensi katup trikuspid. Sejak saat itu, ia telah menerima perawatan, termasuk pengobatan dan pembatasan asupan cairan.
Akihito adalah Kaisar Jepang ke-125 yang memerintah dari tahun 1989 hingga 2019. Ia turun takhta pada 30 April 2019 dan digantikan oleh putranya, Naruhito.
Sejak itu, Akihito dikenal sebagai Kaisar Emeritus, sementara istrinya, Michiko, dikenal sebagai Permaisuri Emerita.
Pasangan ini menikah pada tahun 1959 dan memiliki tiga anak, termasuk Naruhito, yang kini menjadi Kaisar Jepang.
Selama masa pemerintahannya, Akihito dikenal karena upayanya mempromosikan hubungan Jepang dengan negara-negara lain dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan. (nee
