Xanana Gusmao menandatangani surat pelantikannya menjadi Perdana Menteri Timor Leste, Sabtu (1/7/2023). (Foto: tangkapan layar/ Helo Timor Leste).
TRANSINDONESIA.co | Xanana Gusmao resmi dilantik menjadi Perdana Menteri Timor Leste pada, Sabtu (1/7/2023). Pelantikan digelar secara terbuka di Istana Presiden Timor Leste, Aitara Laran, Dili.
Pelantikan ditandai dengan pembacaan sumpah Xanana yang dipimpin Presiden Ramos Horta. Selepas pembacaan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan pembacaan dekrit Presiden.
Isinya tentang pelantikan pemerintahan konstitusional yang ke-IX di Republik Demokratik Timor Leste. Xanana akan menjabat PM Timor Leste untuk masa jabatan lima tahun ke depan.
Komisi Pemilihan Umum Timor Leste memastikan dalam Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor Leste (CNRT), Xanana berhasil memimpin. Xanana berhasil mendapatkan dukungan 41,6 persen suara dalam pemilihan parlemen pada akhir Mei lalu.
Sementara, saingan utama partai tersebut dan pemimpin koalisi yang sedang berkuasa, Fretilin, mendapatkan 25,7 persen suara. Saat kampanye, Xanana berjanji, memperbaiki undang-undang negara dan mengembangkan proyek pipa gas.
Profil Xanana
Xanana Gusmao dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) di Timor Leste. Ia resmi dilantik pada Sabtu (1/7/2023).
Mengutip berbagai sumber, Xanana Gusmao kembali berkuasa setelah hampir satu dekade meninggalkan pemerintahan. Ia adalah seorang politisi Timor Leste.
Xanana Gusmao lahir pada 20 Juni 1946 di Manatuto, Timor Portugis (sekarang Timor Leste). Ia terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Timor Leste dari pendudukan Indonesia pada tahun 1975.
Xanana Gusmao memimpin gerakan perlawanan FALINTIL (Forças Armadas da Libertação Nacional de Timor-Leste). Gerakan bertujuan untuk memperoleh kemerdekaan bagi Timor Leste.
Setelah referendum yang diadakan pada tahun 1999, Timor Leste mendeklarasikan kemerdekaannya dari Indonesia pada tahun 2002. Xanana Gusmao menjadi figur penting dalam membangun negara baru tersebut.
Ia menjabat sebagai Presiden Timor Leste dari tahun 2002 hingga 2007. Pada tahun 2007, Xanana Gusmao menjadi Perdana Menteri pertama Timor Leste setelah negara itu mendapatkan kemerdekaannya.
Ia memimpin pemerintahan selama dua periode, yakni dari 2007 hingga 2015. Xanana Gusmao memegang peran penting dalam membangun institusi negara, memperkuat stabilitas politik, dan mempromosikan pembangunan ekonomi Timor Leste.
Xanana Gusmao dikenal sebagai pendukung rekonsiliasi dan perdamaian nasional di Timor Leste. Dia dihormati sebagai tokoh nasional dan pemimpin yang dihormati di Timor Leste dan juga diakui secara internasional. [rri]
