Indonesia Berdakwah

HMI Jakarta Barat Komit Pengkaderan dan Kemajuan Umat Gelar Intermediate Training, Latihan Khusus Kohati dan Senior Course

Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama dan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Barat Haikal Virzuni bersama para senior HMI saat pembukaan Intermediate Training (LK 2), Latihan Khusus Kohati (LKK), Senior Course (SC) tingkat Nasional di Gedung Diklat Kitri Bhakti Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Ahad (24/7/2022) malam. [Transindonesia.co /HMI Cabang Jakarta Barat]

TRANSINDONESIA.co | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Barat menggelar Intermediate Training (LK 2), Latihan Khusus Kohati (LKK), dan Senior Course (SC) tingkat Nasional, di Gedung Diklat Kitri Bhakti Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Ahad (24/7/2022) malam.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama. Turut hadir Sekjen Majlis Nasional Korps Alumni HMI (Kahmi) Manimbang Kaharyadi, Kahmi Kabupaten Haris Mansyur, Plt. Wakil Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah, dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Barat Haikal Virzuni menyampaikan, landasan utama dalam training Nasional kali ini ialah memperkokoh prinsip-prinsip kebebasan, kesetaraan, persaudaraan global, dan juga kebersamaan untuk kemajuan.

Karena menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia saat ini tidak menjamin kemajuan sebuah bangsa. Melainkan ada pada pengkaderan, pendidikan, dan generasi mudanya.

“HMI Jakarta Barat tidak akan pudar pada komitmen pengkaderan, perkembangan ilmu pengetahuan, dan ikhtiar pada kemajuan umat manusia di dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama menuturkan, hari ini dia melihat HMI Cabang Jakarta Barat berkomitmen dalam pengkaderan. Bahwa pembangunan sumber daya manusia adalah hal yang utama.

Sebab menurut Raihan, ekonomi dunia sifatnya statis dan terus begejolak, termasuk Indonesia. Jika melihat ke belakang, perekonomian kita kurang ditopang oleh pembangunan SDM.

“Maka dari itu, hal paling dominan dan salah satu yang harus kita pelajari hari ini ialah tentang pendidikan ekonomi, termasuk yang bersifat digital,” ujarnya.

Raihan juga berpesan kepada kepala daerah, baik Kota Jakarta Barat maupun Kabupaten Tangerang, apabila ada kader-kader HMI mengkritik dan berdemonstrasi, itu merupakan bentuk kepedulian terhadap daerah dan negerinya.

Masih kata Raihan, para peserta yang mengkuti training raya nasional ini agar tidak dijadikan sekadar formalitas pelatihan, tetapi ada ilmu bermanfaat yang bisa dibawa pulang dan diterapkan ke cabangnya masing-masing.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Latihan Kader 2, Latihan Khusus Kohati, dan Senior Course HMI Cabang Jakarta Barat resmi dibuka,” ucap Ketua Umum PB HMI saat membuka kegiatan.

Di tempat yang sama, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, pihaknya maupun Pemkot Jakarta Barat dan Provinsi DKI Jakarta tidak alergi terhadap kritik.

Bahkan, kata Zaki, jika berkenan disampaikan secara terbuka dengan berdialog, berdiskusi dengan data dan fakta yang ada.

“Dengan begitu, pemahaman kita terhadap suatu masalah akan lebih gamblang, baik dari sisi adik-adik maupun di sisi pemerintahan, para pemegang kebijakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, bupati menuturkan, sumber daya alam Indonesia sangat kaya, untuk menghadapi bonus demografi dan menjemput Indonesia emas 2045.

Untuk itu, lanjutnya, bagaimana kita bisa menjadi manusia-manusia yang produktif, inilah yang diharapkan pada hasil pengkaderan ini dan di masa yang akan datang.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat datang di Kabupaten Tangerang, selamat mengikuti training nasional, semoga kalian bisa menjadi kader HMI yang produktif dan inovatif untuk masa depan Indonesia,” tandasnya.

Sekadar informasi, training raya nasional HMI Cabang Jakarta Barat diikuti sebanyak 75 peserta yang berasal dari seluruh cabang HMI se-Indonesia.[rls]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.