Indonesia Berdakwah

Parlemen Dibubarkan, Israel Siap Gelar Pemilu Kelima

Parlemen Israel, Knesset, saat pembacaan awal RUU pembubaran parlemen, di Yerusalem, 22 Juni 2022. (Foto: REUTERS/Ronen Zvulun)

TRANSINDONESIA.co | Israel bersiap menggelar pemilihan umum (pemilu) kelima dalam waktu kurang dari empat tahun pada Rabu (29/6), yang akan menyeret negara itu ke ketidakpastian politik yang makin dalam.

Reuters melaporkan hal itu itu terjadi pada saat Israel bergulat dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan upaya baru internasional untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir dengan Iran.

Pekan lalu, Perdana Menteri Naftali Bennett membubarkan parlemen setelah pertikaian internal yang membuat koalisinya yang berkuasa tidak bisa lagi dipertahankan. Parlemen Israel atau Knesset menetapkan Rabu tengah malam sebagai tenggang untuk pemungutan suara terakhir untuk membubarkan parlemen.

Begitu usulan pemilu awal disetujui Knesset, Menteri Luar Negeri Yair Lapid dari sayap tengah-kiri, akan mengambil alih jabatan Perdana Menteri dari Bennett dalam memimpin pemerintah sementara dengan kekuasaan terbatas.

Meski para anggota parlemen belum memutuskan apakah akan menyelenggarakan pemilu pada 25 Oktober atau 1 November, sejumlah kampanye sudah didominasi oleh kemungkinan berkuasanya kembali mantan perdana menteri Benjamin Netanyahu.

Lapid dan Bennet mengakhiri kekuasaan Netanyahu yang mencapai rekor, pada tahun lalu dengan menggandeng politisi sayap kanan, liberal, dan partai Arab. Aliansi yang langka itu bertahan lebih lama dari perkiraan banyak pihak, tapi sayangnya ambyar akibat pertikaian internal.

Sejumlah survei menunjukkan partai sayap kanan Likud Netanyahu memimpin di beberapa jajak pendapat. Namun masih belum meraih suara mayoritas, meski sudah didukung aliansi sejumlah partai keagamaan dan nasionalis.[rts/voa]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.