Banjir Labuhanbatu Utara Masih Tergenang

TRANSINDONESIA.co | Hujan dengan intensitas tinggi dan buruknya sistem drainase menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, Rabu (20/4/2022), pukul 20.30 WIB. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB berhasil menghimpun kondisi terkini Kamis (21/4/2022), pukul 00.52 WIB, tercatat sebanyak 9 rumah masih tergenang banjir.

Banjir ini melanda Kelurahan Aek Kota Batu di Kecamatan NA IX-X. Ketinggian muka air masih menggenangi wilayah ini berkisar antara 80 – 150 sentimeter. “Pihak OPD setempat segera melakukan evakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman. Direncanakan warga yang dievakuasi akan ditempatkan di aula kantor lurah maupun rumah kerabat yang lebih aman,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (22/4/2022).

Selain itu, pendirian pos lapangan tengah digagas untuk memberikan percepatan penanganan darurat. Pemberian bantuan logistik berupa makanan siap saji juga disalurkan sebagai pelengkap kebutuhan dasar para warga terdampak.

BMKG telah merilis informasi prakiraan daerah potensi banjir untuk wilayah Sumatera Utara pada Dasarian III April 2022, yakni Kabupaten Labuhan Batu Utara meliputi Kecamatan Aeknatas, Kualuh Hulu, Kualuh Selatan, Marbau, dan Na Sembilan Sepuluh memiliki tingkat potensi banjir yang rendah. Meski demikian, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Melakukan gotong royong antar warga untuk memperbaiki sistem drainase bisa dilakukan guna memastikan debit air dapat tertampung, khususnya jika terjadi hujan intesitas tinggi dengan durasi panjang atau lebih dari satu jam.[don]

Share
Leave a comment