Indonesia Berdakwah

Atasi Gejolak Harga BBM, Biden Perintahkan Penggunaan Stok Minyak

Bendera Amerika Serikat dan negara bagian Texas berkibar di latar belakang Labirin pipa minyak mentah dan peralatan di Cadangan Minyak Strategis di Freeport, Texas, AS, 9 Juni 2016. (Reuters/Richard Foto Carson/File)

TRANSINDONESIA.co | Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan hari Kamis (31/3), akan mengeluarkan satu juta barel minyak per hari, selama sekitar 180 hari. Rekor pengeluaran dari cadangan strategis minyak AS itu, dalam upaya menekan kenaikan harga bahan bakar, setelah serangan Rusia ke Ukraina, kata Gedung Putih.

“Setelah berkonsultasi dengan para sekutu dan mitranya, presiden mengumumkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah, dengan satu juta barel tambahan per hari di pasar selama enam bulan ke depan”, kata sebuah pernyataan.

“Skala pelepasan minyak ini belum pernah terjadi. Tidak pernah ada di dunia yang mengeluarkan cadangan minyak sebesar satu juta per hari dalam jangka waktu (yang lama). Rekor ini akan menyediakan jumlah pasokan bersejarah sampai akhir tahun, sambil menunggu produksi minyak dalam negeri meningkat.”

Langkah itu akan menambah sejumlah besar pasokan ke pasar minyak dunia yang kini harganya naik, sehingga menyebabkan inflasi dalam ekonomi Amerika.

Pelepasan cadangan minyak AS selama enam bulan dengan satu juta barel per hari itu, sejauh ini akan menjadi pelepasan cadangan terbesar dan paling berkelanjutan dalam sejarah AS. Pelepasan cadangan minyak ini akan menambah pasokan minyak dunia sekitar satu persen.[voa]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.