1,1 Juta Anak Sekolah Jakarta Divaksinasi Serentak
TRANSINDONESIA.co | Alhamdulillah, hari kita memulai Vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun di DKI Jakarta, sesuai arahan Kementerian Kesehatan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/6688/2021.
Pagi tadi meninjau langsung vaksinasi di SD Negeri Cempaka Putih Timur 03, Jakarta Pusat, dan hari ini kita mulai serentak di 63 sekolah secara serentak di 6 Kota/Kabupaten Administrasi. Nantinya kita akan laksanakan di semua tempat.
Hari ini, 14 Desember 2021, ada 10.000 anak usia 6-11 tahun di Jakarta yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Jumlah total anak usia 6-11 tahun yang terdaftar di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) ada 1,1 juta. Mereka semua akan mendapatkan vaksinasi di tiga tempat, yakni sekolah, puskesmas dan rumah sakit serta sentra vaksinasi di komunitas.
Kami mengajak seluruh orang tua di Jakarta untuk menyegerakan ajak anak mendapatkan vaksin. Bisa lewat sekolah, puskesmas atau rumah sakit, kalau ada sentra vaksinasi terdekat datang dan ajak anak-anak untuk ikut, sehingga kita dapat bersama-sama menyelamatkan anak kita di masa pandemi ini.
Anak-anak yang usianya telah memenuhi persyaratan untuk mendapat vaksin COVID-19 bisa datang ke lokasi vaksinasi dengan didampingi oleh orang tua/wali dan membawa kartu keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan NIK anak.
Per hari ini, di DKI Jakarta total yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama sebanyak 11,4 juta orang atau 136% dari target dan total dosis kedua adalah 9,4 juta orang atau 112% dari target. Adapun lansia untuk dosis pertama sebanyak 774 ribu atau 102% dan dosis kedua 700 ribu atau 92% dari target. Kategori remaja usia 12-17 tahun untuk dosis pertama sudah mencapai 1,1 juta atau 114% dan dosis kedua 967 ribu atau 97% dari target.
Dengan capaian vaksinasi setinggi ini dan kasus harian di kisaran 30, selama beberapa waktu ini kita bisa menyatakan bahwa kondisi di Jakarta adalah terkendali. Tapi, bukan berarti kita longgar protokol kesehatan. Ini harus tetap dijaga.
Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta