Indonesia Berdakwah

Kapolri ‘Cuci Gudang’ Geregetan Style Polisi Nakal

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. [Transindonesia.co /Istimewa]

TRANSINDONESIA.co | Ketua Presidium Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK), Gardi Gazarin, SH, menilai “cuci gudang” Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dilandasi menemukan sejumlah ketidak beresan di gerbong institusi Polri, sehingga Kapolri merasa perlu lebih tegas dan berkualitas melakukan mutasi ratusan jabatan di Korps Bhayangkara itu mulai dari Perwira Tinggi (Pati) hingga Perwira Menengah (Pamen) di seluruh jajaran wilayah Polda.

Gelombang mutasi di lingkup Polri di seluruh jajaran Polda itu diterbitkan pada 31 Oktober 2021, sekaligus 4
Surat Telegram (ST) Kapolri merotasi ratusan Pati dan Pamen tertuang dalam nomor ST 2277,  ST 2278, ST 2279, dan ST 2280, merupakan tindak lanjut daripada konsisten Kapolri menindak anggotanya yang tidak becus dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

Namun bila ditilik ke dalam tubuh aparat penegak hukum beseragam coklat tersebut, ICK lebih melihat mutasi yang sebenarnya hal biasa dilakukan pimpinan-pimpinan Polri sebelumnya itu, Listyo Sigit Prabowo justru “geregetan” melihat anak buahnya yang tidak bisa merubah “style” menjadi Polisi Presisi.

“ICK melihat kondisi pandemi yang mulai melandai ini seharusnya situasi dan kondisi semakin kondusif, Kamtibmas semakin terjaga baik. Justru sebaliknya, Kapolri melihat dalam tubuh jajarannya justru kurang kondusif, bagaimana mungkin sapu kotor untuk membersihkan lantai. Sehingga, sejak kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo dapat dikatakan sebagai kepala cleaning service untuk membersihkan polisi polisi arogan dan nakal diberi sangsi peringatan sampai dipecat dan dipidanakan demi kebaikan Polri menuju Polisi Presisi. Ini yang di lihat ICK dalam gerbong mutasi besar-besaran yang dikeluarkan Kapolri,” kata Gardi Gazarin, dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Di samping itu Ketua ICK menyatakan, mereka (anggota Polri) yang masuk dalam gerbong promosi tentu Kapolri berharap sangat dapat bekerja Presisi lebih mengedepankan kepentingan masyarakat daripada kepentingan lainnya.

“ICK berharap apa yang dilakukan Kapolri ini tidak berbalik, artinya jangan menjadi gaya hidup saja tapi tonjolkan keberhasilan Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) yang didengung dengungkan Kapolri,” pungkas Gardi Gazarin.[mil]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.