Indonesia Berdakwah

Jenderal Andika, ICK: Harus Solid Jaga Korsa Tidak Terseret Politik Praktis, Stop Bentrok Aparat

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi I DPR RI di gedung DPR RI, Sabtu (6/11/2021). [Transindonesia.co /Istimewa]

TRANSINDONESIA.co | Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK) mendorong Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa disetujui secara aklamasi Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi I DPR RI menjadi Panglima TNI harus solid menjaga jiwa Korsa, tidak boleh terseret politik praktis dan stop bentrok aparat.

Dorongan dimaksud ICK untuk lebih sinergitas dan soliditas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta tidak terpecah-pecahnya rakyat disemua lapisan terutama pada musim Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“ICK mendorong Jenderal Andika Perkasa tetap solid menjaga keutuhan NKRI dan sikap netral wajib ditunjukkan Andika Perkasa saat memimpin TNI hingga tidak terseret pada politik praktis khususnya pada saat Pemilu 2024 mendatang,” kata Ketua Presidium ICK, Gardi Gazarin, SH, dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (8/11/2021).

Sikap netral lanjut Ketua ICK, harus  dipertontonkan Jenderal Andika Perkasa kepada rakyat, bahwa TNI  memiliki jiwa Korsa adalah lahir dari rakyat untuk melindungi segenap tanah air.

“ICK sangat berharap, sebagai calon Panglima dan saat memimpin TNI, Jenderal Andika Perkasa menunjukkan jiwa Korsanya kepada seluruh anggota TNI, baik TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, maupun TNI Angkatan Laut, adalah untuk menjaga NKRI bukan jiwa Korsa untuk bentrok kepada sesama anak bangsa,” tegas Gardi Gazarin.

Karena itu, Ketua ICK berharap Jenderal Andika Perkasa tetap solid menjaga sinergitas soliditas TNI, bersinergis dan membackup Polri sebagai ujung tombak penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) untuk melindungi rakyat Indonesia.

“Apalagi TNI – Polri sebagai ujung tombak era pandemi berhasil mengawal penanganan Covid-19 di Tanah air.  Dengan terjaganya Kamtibmas, maka TNI akan lebih mudah mempertahankan dan menjaga NKRI dari berbagai bentuk gangguan yang datang dari luar,” ungkap Gardi Gazarin.

Selain itu, matra Korsa dimiliki TNI dapat lebih kompak dan terus menjalin soliditas, sinergitas dengan Polri sehingga di bawah komando Jenderal Andika Perkasa tidak ada lagi terjadi bentrokan antara anggota TNI dengan anggota Polri.

“TNI-Polri kebanggaan masyarakat konsisten menunjukkan kekompakan sejak awal wabah pandemi Covid-19 hingga saat ini bersama-sama memberikan kontribusi besar disela vaksinasi masyarakat. ICK harapkan tidak ada lagi terjadi bentrokan antara anggota TNI dengan Polri, karena kedua institusi ini menjaga dan mengamankan rakyat,” kata Gardi Gazarin.

TNI sebagai anak rakyat lanjut Gardi Gazarin, Jenderal Andika Perkasa tentu komitmen dengan visual misi,  harus netral terdepan menjaga keutuhan demi NKRI tercinta hingga bangsa ini tidak terpecah belah.

“Sebab itu, Jenderal Andika Perkasa dengan segala track recordnya tidak boleh melenceng dari jiwa Korsa TNI seperti terlibat dalam politik praktis. ICK ucapkan sehat selalu dan selamat sukses Jenderal  Andika Perkasa, rakyat menunggu tugas mulia mu,” ucap Gardi Gazarin.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid, menyatakan hasil RDPU akan menjadi dasar bagi Komisi I DPR RI untuk kemudian memberikan persetujuan terhadap calon Panglima TNI sebagaimana amanah pasal 17 ayat 1 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang pertahanan negara junto pasal 13 ayat 2 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).

Komisi I DPR RI Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Calon Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, pada Sabtu (6/11/2021), menyetujui Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI.

“Artinya, Jenderal Andika Perkasa tinggal menunggu waktu saja untuk dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI. ICK mengapresiasi langkah presiden menunjuk Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun. Begitu juga langkah politik Komisi I DPR RI yang melakukan tes uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) hingga kunjungan ke kediaman Andika Perkasa di kawasan Patal Senayan, Jakarta Selatan, Ahad (7/11/2021), dalam rangka uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Panglima TNI, patut diapresiasi bersama,” pungkas Gardi Gazarin.[rls]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.